Program Subsidi PDAM Tidak Berlaku Bagi Developer Perumahan

Selasa, 30 April 2019 - 00:00 WIB

Program Subsidi PDAM Tidak Berlaku Bagi Developer Perumahan
Program Subsidi PDAM Tidak Berlaku Bagi Developer Perumahan
Banner Dalam Artikel

Direktur Bidang Teknik Perumda TJM, Iyus Sugiarto // Foto : Rapik Utama

Direktur Bidang Teknik Perumda TJM, Iyus Sugiarto // Foto : Rapik Utama


TatarSukabumi.ID - Perusahaan umum daerah Tirtajaya Mandiri (Perumda TJM) Kabupaten Sukabumi dianugrahi sebagai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terbaik se-Indonesia.


"Bulan ini PDAM TJM Sukabumi masuk peringkat terbaik se-Indonesia dengan kategori jumlah pelanggan 30 ribu hingga 100 ribu, dan Bupati diundang untuk bisa menghadiri penyerahan penghargaan," ungkap Direktur Bidang Teknik Perumda TJM, Iyus Sugiarto kepada TatarSukabumi.ID, Senin (29/4/2019).


BACA JUGA : Ahli Vulkanologi dan Geologi Beberkan Fakta Ilmiah Pergerakan Tanah di Nyalindung Sukabumi


Menurut Iyus, maraknya perumahan diwilayah Sukabumi berdampak positif pada penambahan sambungan baru pelanggan.


"Dengan adanya tren perumahan menunjang cakupan pelayanan perluasan penambahan pelanggan cukup terbantu, satu perumahan bisa mencapai 500 hingga 1000 penghuni baru, intinya kita tidak harus promosi,"


Masih kata Dia, dari laporan audit selama 4 tahun terakhir, Perumda TJM mampu menambah 15 ribu sambungan pelanggan baru dari jumlah sebelumnya 29.800 jaringan, dengan peningkatan berkisar 51,08 %.


BACA JUGA : Pergerakan Tanah di Nyalindung Sukabumi, 144 Jiwa Tinggal di Tenda Pengungsian


Disinggung mengenai program subsidi pemerintah terkait penyediaan air bersih bagi pelanggan baru dikalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Iyus memastikan program tersebut tidak berlaku bagi perumahan.


"Jangan salah pengertian, tarif program MBR tidak berlaku untuk pengembang perumahan (developer) khususnya bagi yang sedang melakukan proses pembangunan,"


"Penghuni perumahan bisa mendapat program MBR bila telah diserah terima dari pengembang ke masyarakat sebagai penghuni perumahan bersubsidi KPR," beber Iyus.


BACA JUGA : Terungkap! Lubang Raksasa Misterius di Sukabumi Akibat Awan Panas atau Sungai yang Tertutup Aktivitas Gunung Api


Lebih jauh Direktur Bidang Teknik Perumda TJM mengakui masih banyak pengembang perumahan berpikiran bahwa program MBR bisa diajukan bagi mereka yang masih sedang dalam proses pembangunan.


"Itu salah kaprah, nanti kami yang bermasalah. Jadi dana subsidi MBR dari PDAM bisa diterima warga masyarakat sebagai penghuni perumahan, jangan sampai program MBR dirasakan oleh pengembang," tandasnya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi