Header AD

Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Rombongan Pelajar Sukabumi

Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Rombongan Pelajar Sukabumi // Foto : Rudi Imelda

Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Rombongan Pelajar Sukabumi // Foto : Rudi Imelda


TatarSukabumi.ID - Kecelakaan maut melibatkan Bus Pariwisata bernopol B 7326 TGB di tikungan Cijebus, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/4) dini hari kemarin.


Insiden ini mengakibatkan dua siswi pelajar MAN 3 Ciracap Surade meninggal dunia dilokasi kejadian.


Fakta baru terungkap, sebelum insiden terjadi, dari keterangan Korban selamat mengatakan jika kendaraan yang mereka tumpangi melaju dengan kecepatan tinggi dan Sopir utama Bus sempat digantikan oleh Sopir lain.


BACA JUGA : Kecelakaan Maut Bus Tabrak Pohon di Sukabumi


Hal ini diungkap Henda Pribadi orang tua dari Dzar Al Giftar kelas X IPA 1 korban selamat dalam insiden ini yang hanya mengalami luka pada bagian kepala.


Hendra mengatakan saat kejadian Bus menabrak pohon, anaknya tidak tidur seperti teman teman lainya.


"Keterangan anak saya dan teman-temannya, sopir sempat digantikan dari yang agak tua ke yang mudaan dan tidak pakai uniform (seragam) sebelum kejadian (kecelakaan)," ujar Hendra, Senin (22/4/2019).


BACA JUGA : Bus Pariwisata Terbakar Usai Tabrak Pohon, 2 Korban Meninggal Dunia


Lebih jauh Hendra mengaku jika anaknya Dzar Al Giftar dan beberapa temannya yang selamat karena posisi duduk mereka berada dibagian belakang Bus.


"Dari keterangan anak Saya beserta teman lainnya, bus mulai menaikkan kecepatan saat memasuki daerah Bagbagan menuju arah Surade. Anak-anak saat itu mengaku takut dan tidak berani menegur pengemudi walaupun bawa mobilnya  sedikit ugal - ugalan, sekitar kurang lebih 20 meter sebelum menabrak pohon di tikungan tersebut, mereka juga sempat merasakan bus ada tindakan mengerem," beber Hendra.


Sesaat setelah bus menabrak pohon seluruh pelajar terpelanting hingga menumpuk dibagian tengah Bus.


"Teman anak saya ada yang jatuh ke tangga dan robek di bagian kepala," jelas Hendra.


BACA JUGA : Warga Surade Tewas Tertimpa Truk di Parungkuda Sukabumi


Sebelum mendapat kabar kecelakaan, Hendra berniat menjemput putranya yang pulang dari study tour, saat mendapat kabar  bus yang ditumpangi anaknya terlibat kecelakaan Hendra langsung mendatangi TKP.


"30 menit saya sampai lokasi, waktu itu hanya ada satu anggota polisi di TKP, serta sebagian siswa telah berada di luar bus, 1 jam saya di lokasi bantu evakuasi, saya lihat belum banyak warga yang bantu, Guru pembingbing pun yang ada mengalami luka. Setelah ada banyak Polisi dan warga saya bawa anak saya berobat, dia hanya luka ringan namun atas kejadian ini semoga jadi bahan evaluasi buat semua," pungkasnya.(*)


Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi

Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Rombongan Pelajar Sukabumi Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Rombongan Pelajar Sukabumi Reviewed by TatarSukabumi.ID on Senin, April 22, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads