Kukang Jawa Terluka Ditangani Intensif Sebelum Lepas Liar di Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Minggu, 24 Maret 2019 - 00:00 WIB

Kukang Jawa Terluka Ditangani Intensif Sebelum Lepas Liar di Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Kukang Jawa Terluka Ditangani Intensif Sebelum Lepas Liar di Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Banner Dalam Artikel

Kukang Jawa  (Nycticebus Javanicus) dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) ditemukan terluka oleh warga // Foto : Asep M-Rhe

Kukang Jawa  (Nycticebus Javanicus) dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) ditemukan terluka oleh warga // Foto : Asep M-Rhe


TatarSukabumi.ID - Seekor Kukang Jawa  (Nycticebus Javanicus) yang diduga berasal dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) ditemukan warga Cihamerang, Kecamatan Kabandungan dengan sejumlah luka pada bagian tubuhnya.


Selanjutnya hewan langka yang nyaris punah dan dilindungi Negara ini diserahkan ke Balai TNGHS Senin (18/3) kemarin.


Pasca penyerahan, Misbah Satria Giri selaku Staff Urusan Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, pihaknya membenarkan telah menerima Kukang Jawa dan saat ini telah diserahkan kepada Balai TNGHS untuk mendapatkan penangan lebih lanjut.


BACA JUGA : Tersengat Listrik, Kukang Jawa TNGHS Diselamatkan Warga


Satwa dilindungi yang memiliki karakter pemalu ditemukan disekitar pemukiman warga dalam kondisi stres dan mengalami luka pada bagian tubuhnya.


"Kukang Jawa berjenis kelamin Jantan dengan berat 800 gram, kondisinya mengalami dehidrasi, terdapat luka terbuka di bagian ventral perut, diduga luka tersengat listrik dan kelainan pada mata," ujar Misbah Satria Giri, Selasa (19/3/2019).


Kukang Jawa  (Nycticebus Javanicus) dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) ditemukan terluka oleh warga // Foto : Asep M-Rhe

Kukang Jawa  (Nycticebus Javanicus) dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) ditemukan terluka oleh warga // Foto : Asep M-Rhe


Dengan kondisi stres dan luka, Balai TNGHS saat ini masih melakukan penanganan untuk memulihkan kondisi Kukang sebelum dilepas liarkan ke habitat asalnya.


"Kami berikan penangan pemulihan kondisi fisik, koreksi dehidrasi, pemberian pakan tambahan, dan pemeriksaan badan menyeluruh seperti rontgen, cek darah, pembersihan luka," jelas Giri.


BACA JUGA : Viral Video Kades di Sukabumi Deklarasikan Dukung Calon Presiden


Setelah dilakukan proses pemulihan bekerjasama dengan Yayasan International Animal Rescue (YIAR) Indonesia rencananya Kukang Jawa akan dilepas liarkan kembali ke habitatnya.


"Selanjutnya melakukan proses rehabilitasi untuk menghilangkan trauma psikologis dan jika assesment terhadap kondisi fisik/kesehatan dan perilaku sifat liarnya sudah kembali normal maka akan dilepasliarkan kembali," ujar Misbah Satria Giri.(*)


Reporter : Asep M-Rhe
Editor : Dian Syahputra Pasi



Close Ads X