Header AD

Karang Pantai di Sukabumi Diduga Dijarah Sebagai Ajang Bisnis

Karang di Pantai Cilegok Sukabumi diduga dijarah dan jadi ajang bisnis // Foto : Rudi Imelda

Karang di Pantai Cilegok Sukabumi diduga dijarah dan jadi ajang bisnis // Foto : Rudi Imelda


TatarSukabumi.ID - Ketua Kelompok Penggiat Pariwisata (Kompepar) Girimukti menyesalkan oknum yang diduga sengaja menjarah patahan karang yang tersebar ditepi Pantai Cilegok, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat.


Pengambilan patahan Terumbu Karang mati yang berserakan di pesisir Pantai dengan jumlah yang cukup besar diduga sebagai ajang bisnis untuk diperjual belikan.


Ketua Kompepar, Andri Junadi (40) kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, penjarahan patahan batu karang dengan jumlah yang cukup besar diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab bukan untuk yang pertama kali.


"Ini bukan pertama kalinya mereka mengambil batuan karang, sebelumnya sekitar 4 bulan lalu, seseorang menyuruh warga sekitar pantai untuk memungut serta memasukan karang kedalam karung dengan upah 5 ribu rupiah setiap karungnya," ujar Andri kepada TatarSukabumi.ID, Rabu (20/3/2019).


BACA JUGA : Tersengat Listrik, Kukang Jawa TNGHS Diselamatkan Warga


Masih menurut Andri, Pelaku mengaku telah mengantongi perizinan sehingga akan mengangkut 200 karung batuan karang yang telah dikumpulkan.


Warga sempat curiga sebab Pelaku tidak bisa menunjukan izin sehingga 200 karung yang terisi penuh karang ditahan warga, namun 2 minggu berselang, tumpukan karung berisi batuan karang telah hilang diduga diangkut pada waktu malam.


Pantai Cilegok merupakan salah satu kawasan bagian dari Geopark Ciletuh Palabuahnratu dengan Pantai Indah dihiasi batuan karang yang berasal dari patahan Terumbu karang yang terbawa ombak dari dasar laut.


Saat ini, upaya penjarahan batu karang kembali terjadi, sedikitnya 40 karung batuan karang yang siap diangkut kembali ditemukan warga, namun tidak sempat diamankan, hingga pada malam hari puluhan karung batuan karang kembali raib.


BACA JUGA : Luhut Binsar Pandjaitan Pastikan Dermaga Cisolok Dibangun dan Nelayan Palabuhanratu Belajar ke Vietnam


Menurut Andri, jika pengambilan batuan karang untuk konsumsi pribadi, warga setempat merasa tidak keberatan, namun untuk pengambilan dalam jumlah besar dikhawatirkan akan merusak ekosistem di sepanjang garis pantai ini.


"Kami mohon kepada pihak yang berwenang agar segera melakukan tindakan, karena dikhawatirkan hal ini bisa merusak ekosistem, keamanan maupun keindahan pantai," tandasnya.(*)


Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi

Karang Pantai di Sukabumi Diduga Dijarah Sebagai Ajang Bisnis Karang Pantai di Sukabumi Diduga Dijarah Sebagai Ajang Bisnis Reviewed by TatarSukabumi.ID on Selasa, Maret 19, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads