Header AD

Dewi Asmara Dorong Perda Kebudayaan Sukabumi


TatarSukabumi.ID - "Pencak Silat adalah seni kearifan lokal budaya Sunda, selain gerak olahraga juga olah jiwa, jadi inilah yang dibutuhkan generasi kaum pelajar,"


"Yang dinamakan revolusi mental adalah bagaimana kita bisa membina serta mengarahkan mindset. Remaja belajar pencak silat itu tidak hanya sebatas gerak tubuh tapi disini diajarkan membentuk karakter disiplin, setia kawan, kebersamaan, kesederhanaan, sportivitas, keberanian dan percaya diri," ujar Dewi Asmara, Anggota Komisi DPR-RI Fraksi Partai Golkar kepada TatarSukabumi.ID disela acara Festival Pasanggiri Seni Ibing Silat Sukabumi Raya, Jumat (29/3/2019).


BACA JUGA : Lantik Pengurus IPSI Sukabumi,Adjo Sardjono : Pencak Silat Harus Dimumule


Jadi melalui pencak silat tentu jiwanya akan dengan sendiri membentuk jiwa bernilai positif,  seiringnya waktu mereka bertambah dewasa ,dia tetap akan miliki nilai luhur tersebut melalui budaya lokal yaitu Pencak Silat.


Disinggung terkait regulasi yang mengatur lebih dalam tentang kebudayaan khususnya Peraturan Daerah (Perda) Dewi Asmara mengatakan, untuk DPR-RI hal tersebut akan terus menjadi bahasan, sementara untuk Perda yang mengatur Kebudayaan ditingkat daerah, Dewi Asmara akan terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah daerah.


"Ayo dong teman-teman DPRD bangun. Bangun jiwanya melalui pemahaman nilai budaya, karena sudah selayaknya teman DPRD dan Pemda mulai membahas Raperda Kebudayaan, tetapi terlebih dahulu komunikasikan bersama dinas terkait, sehingga jangan sampai terburu-buru atau asal jadi Perda," beber Dewi Asmara.


"Bangsa besar akan menghargai nilai luhur warisan budaya." tandasnya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Dewi Asmara Dorong Perda Kebudayaan Sukabumi Dewi Asmara Dorong Perda Kebudayaan Sukabumi Reviewed by TatarSukabumi.ID on Sabtu, Maret 30, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads