Header AD

Pasca Dilaporkan ke Kejari, Warga Tandatangani Petisi Aksi Simpati Dukung Kades Jambenenggang Kebonpedes

Kepala Desa Jambenenggang Ojang Apandi// Foto : Dian Syahputra Pasi (1/2/2019)

Kepala Desa Jambenenggang Ojang Apandi// Foto : Dian Syahputra Pasi (1/2/2019)


TatarSukabumi.ID - Sejumlah warga melakukan aksi simpati pasca dilaporkannya Kepala Desa Jambenenggang Ojang Apandi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi dengan dugaan tindak penyelewengan anggaran tahun 2015 hingga tahun 2018 beberapa hari lalu.


Sejumlah warga melakukan aksi penandatangan petisi sebagai bentuk simpati serta dukungan moril terhadap Kepala Desa yang dilaporkan ke Kejari.


BACA JUGA : Kades Jambenenggang Kebonpedes Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi


Ditemui di Kantor Desa Jambenenggang, Ojang Apandi kepada awak media menjelaskan maksud dan tujuan masyarakat yang berkumpul dan memberikan dukungannya kepada Pemerintahan Desa Jambenenggang.


"Hari ini masyarakat berkumpul hanya ingin memperjelas, dan mereka sangat mendukung terhadap kegiatan dan program pembangunan desa jambenenggang, adapun hal hal yang menyangkut kekurangan mereka tidak mempermasalahkan hal itu, kemudian mereka telah menikmati pembangunan yang telah kita buat,"


"Jadi kalo hari ini mereka berkumpul ingin menyatakan bahwa sikap warga jambenengang tidak ada yang seperti itu. Pelapor merupakan bukan masyarakat jambenenggang. Mereka terpanggil untuk mengklarifikasi bahwa yang melaporkan ke kejaksaan itu bukan warga masyarakat jambenenggang," ujar Ojang Apandi, Jumat (1/2/2019).


BACA JUGA : 2 Oknum Kades di Sukabumi Diduga Korupsi, Wakil Bupati Sukabumi Dukung Kejaksaan Berantas Korupsi


Saat dikonfirmasi awak media upaya selanjutnya yang akan ditempuh Kepala Desa menindak lanjuti laporan Gempur ke Kejari Orang angkat bicara.


"Kalo saya melaporkan terlalu subyektif Karena bagaimanapun juga fakta hari ini saya sudah dilaporkan ke kejaksaan tinggal menunggu tindak lanjut, dan saya akan merespon apa yang terjadi termasuk masalah hukum," jelas Kades.


BACA JUGA : 2 Oknum Kades di Kabupaten Sukabumi Diduga Tilep Dana Desa dan ADD Resmi Dititipkan di. Lapas Warungkiara


Menepis laporan yang dituduhkan kepadanya, Ojang berpendapat hal ini hanyalah sebuah asumsi dari segelintiran orang dan dikhawatirkan apabila terus berkembang nantinya dapat memicu sebuah konflik.


Penandatangan dukungan warga kepada pemerintahan desa Jambenenggang // Foto : Dian Syahputra Pasi

Penandatangan dukungan warga kepada pemerintahan desa Jambenenggang // Foto : Dian Syahputra Pasi


"Ini hanya sekedar asumsi mereka tidak pernah bertanya kepada saya, jadi tanpa mengkoreksi mereka telah menyimpulkan secara pribadi atau kelompoknya. Kalau mereka mau berbicara tentang hukum tentang keadilan, saya kira lebih elegan ada mekanisme yang lebih elegan tidak mesti dululah lapor, sehingga  kericuhan terjadi bayangkan kalo ada dua kelompok yang pro dan kontra ini akan memicu konflik." tandasnya.


BACA JUGA : Korupsi Ratusan Juta, 2 Kades Sukabumi Terancam 20 Tahun Bui


Dilokasi yang sama Camat Kebonpedes Ali Iskandar mengungkapkan dirinya mendapat undangan atas aksi ini, dan menurutnya situasi saat ini berjalan kondusif.


"Yang pasti masyarakat tidak bergerak dengan emosional seluruhnya dalam posisi terkendali," ujar Camat Kebonpedes.


Ali Iskandar berharap semua bisa menahan diri dan bersabar, untuk masyarakat diharapkan kembali melakukan aktifitas dan berharap permasalahan ini bisa segera diselesaikan.


"Pemerintahan harus terus berjalan, masyarakat juga harus beraktifitas dan kita terus beriktiar. sebagaimana kewenangan yang kita punya memediasi dan membangun hubungan kebaikan kalo masuk ke ranah pro yustisi kita tidak ada kapasitas kearah situ dan kami berharap ini bisa diselesaikan dengan kebaikan," tandasnya.


BACA JUGA : Buntut Perkelahian di Sekretariat Partai Gerindra Sukabumi, Ormas Islam Goib dan Partai Gerindra Tidak Ada Gesekan


Sementara itu, saat dimintai statemen atas aksi ini, Kapolsek Kebonpedes Iptu Yanto Sudiarto mengungkapkan Pihak Kepolisian selama ini berupaya menghormati hak-hak masyarakat untuk berkumpul dan mengeluarkan pendapat sesuai peraturan perundang undangan selama tetap menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban.


Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga yang terhimpun dalam Gerakan Masyarakat Peduli Uang Rakyat (Gempur) melaporkan Kepala Desa Jambenenggang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, pada Senin (28/1) lalu.


Warga melaporkan beberapa dugaan tindak penyelewengan anggaran yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Jambenenggang, hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari Kejari terkait tindak lanjut dari laporan dugaan yang telah dilaporkan Gempur.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi

Pasca Dilaporkan ke Kejari, Warga Tandatangani Petisi Aksi Simpati Dukung Kades Jambenenggang Kebonpedes Pasca Dilaporkan ke Kejari, Warga Tandatangani Petisi Aksi Simpati Dukung Kades Jambenenggang Kebonpedes Reviewed by TatarSukabumi.ID on Jumat, Februari 01, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads