Jembatan Gantung di Bantargadung Memprihatinkan

Kamis, 28 Februari 2019 - 00:00 WIB

Jembatan Gantung di Bantargadung Memprihatinkan
Jembatan Gantung di Bantargadung Memprihatinkan
Banner Dalam Artikel

Jembatan Gantung di Desa Bantargadung Sukabumi perlu perbaikan // Foto : Rudi Imelda (9/2/2019)

Jembatan Gantung di Desa Bantargadung Sukabumi perlu perbaikan // Foto : Rudi Imelda (9/2/2019)


TatarSukabumi.ID - Warga Kampung Pamengpeuk, RT 03 RW 02, Desa/Kematan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan kondisi jembatan gantung yang saat ini cukup memprihatinkan.


Meski bukan akses jalan utama namun jembatan gantung tersebut merupakan akses terdekat penghubung Kampung Pamengpeuk dengan Kampung Kubang untuk bisa mencapai pusat pemerintahan di Desa Bantargadung.


Hal ini diungkap Ahmad Syarif (26) warga setempat kepada TatarSukabumi.ID, menurut Dia, jembatan gantung tersebut merupakan akses penghubung terdekat bagi Warga Kampung Pamengpeuk untuk menuju Kampung Kubang dan ke Jalan Raya Bantargadung.


BACA JUGA : Marwan Hamami : 7 Hingga 8 Ribu Buruh Sukabumi Kena PHK


"Warga disini kebanyakan pengrajin dan penjual olahan ikan cue (pindang), jadi kalau mau jualan sejak Shubuh sudah pergi memikul pindang menuju jalan raya melintasi jembatan karena merupakan akses yang terdekat," ujar Ahmad, Sabtu [09/02/2019].


Warga pengguna jembatan merasa cukup khawatir dengan kondisi jembatan yang dinilai sudah tidak layak untuk dilintasi.


"Takutnya roboh atau terpeleset, apalagi cuaca musim hujan bambunya pada licin, Saya harap pemerintah terkait bisa membangun Jembatan sebelum jatuh korban," harap Ahmad.


BACA JUGA : Korupsi Ratusan Juta, 2 Kades Sukabumi Terancam 20 Tahun Bui


Saat dikomfirmasi akan keadaan ini, Kepala Desa Bantargadung, Edeh Kurniasih tidak menyangkal dengan kondisi jembatan diwilayahnya, Edeh mengaku telah meninjau Jembatan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi.


"Kami sudah meninjau langsung kelokasi bersama orang dari PU, Kami telah menghitung anggaran dana yang harus disiapkan, malah sempat mengusulkan untuk menggunakan dana Program Pembangunan Partisipasi Kecamatan (P3K)," ujar Edeh Kurniasih kepada TatarSukabumi.ID, Sabtu [09/02/2019].


BACA JUGA : Longsor di Nyalindung Sukabumi 37 Jiwa Terancam


Menurut Kades, untuk.pembangunan jembatan telah menjadi prioritas dan diharapkan dapat terealisasi pada tahun anggaran 2020.


"Tahun ini (2019) yang jadi prioritas kami di Kedusunan tersebut yakni fasilitas kesehatan (faskes). Karena masih banyak warga yang kesulitan dalam pelayanan kesehatan akibat terlalu jauh dengan pusat kesehatan, seperti ibu yang mau melahirkan,"


"Untuk tahun ini kami akan melakukan perbaikan sementara dengan mengunakan APBDes, walaupun jembatan tersebut bukan akses utama warga, namun banyak warga yang menggunakannya, semoga saja warga bisa bekerjasama dengan pemerintah secara swadaya dalam pelaksanaan perbaikannya," beber Kades.(*)


Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi