Header AD

Babak Baru Permasalahan PT Sentosa Utama Garmindo Cicurug Dengan Karyawan


TatarSukabumi.ID - Pasca aksi yang berkepanjangan sejak sebulan terakhir, penyelesaian kasus PT Sentosa Utama Garmindo (SUG) Cicurug dengan Karyawannya kembali digelar.


Pembahasan penyelesaian permasalahan buruh PT SUG digelar di ruang rapat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disankertrans) Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/2/2019).


Hadir dalam acara, Jajaran Disnakertrans dan Pengawasan ketenagakerjaan, Pihak terkait Perwakilan Buruh, Perwakilan Perusahaan PT SUG dan Buyer Chjikodo, Viktor, Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) serta  Pihak terkait lain serta unsur TNI/Polri.


BACA JUGA : Buruh Demo Endus Ada Oknum Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Jadi Biyong


Dalam hal ini, diturunkannya Pihak buyer karena PT SUG tidak mampu membayar gaji karyawan-nya sehingga menjual aset kepada Chjikodo Viktor.


Zenal Perwakilan Buyer Chjikodo Viktor menyampaikan, Pihaknya telah melakukan investigasi untuk mengecek keabsahan Surat akta kepemilikan PT SUG dan mendapati beberapa kendala.


"Surat Akta Kepemilikan patut diragukan berdasarkan keterangan majelis pengawasan daerah, karena Notaris tersebut tahun 2017 sudah pensiun dan ternyata akta perubahan dibuat tahun 2018 termasuk kami sudah beberapa kali melakukan pembayaran, dan hasil pembayaran tersebut sepatutnya bisa membayar upah buruh," ujar Zenal.


BACA JUGA : Kasus Buruh di Cicurug Berbuntut Panjang, Buruh Ancam Bupati DPRD dan Disnaker


Pihak Chjikodo meminta kepastian untuk proses produksi, dan apabila masih terjadi permasalahan maka asset PT SUG akan di re-eksport.



"Kalau mau jalan produksi oke ,
Kalau tidak seluruh barang akan di re-eksport, itu tanggung jawab buyer. Dampak masalah di Sentosa berimbas kepada perusahaan lain, Kita perlu antara 6-8 perusahaan, karena ordernya cukup banyak , outputnya 1,4 juta. Artinya kalau Sentosa bisa kembali berjalan, kami inginkan Sentosa bisa berjalan kembali. Tidak menutup kemungkinan bila masalah tidak cepat selesai,maka dijamin seluruh asset di Indonesia akan di re-eksport kembali," tegas Zenal.


BACA JUGA : Korupsi Beras Rakyat di Sukabumi Seret 2 Pejabat Cianjur, Kejaksaan Sukabumi Kantongi Tersangka Baru


Sementara itu, Owner PT SUG, Mr.Hong mengngkapkan dalam waktu cepat Perusahaan akan kembali melakukan aktifitas.


"Besok bisa langsung melakukan aktivitas kerja. Untuk membantu jalannya perusahaan kami berharap Viktor bisa memberikan pinjaman sebanyak 80 ribu US dollar untuk membayar sewa gedung 750 juta pertahun dan membayar upah kerja Januari sesuai dengan UMK," beber Hong.


BACA JUGA : Blok Bravo Lapas Warungkiara Digeledah BNNK Sukabumi


Dilokasi yang sama Dadang Budiman Kadisnakertrans Kabupaten Sukabumi menjelaskan rapat kali ini dilakukan untuk menyatukan seluruh persepsi dari pihak pihak yang terlibat.


"Intinya kita adakan rapat dahulu agar lebih mantap segala sesuatunya, setelahnya baru kita bawa ke Bupati. Saya mohon kita agar perusahaan ini bisa kembali berjalan normal.Adapun Kesepakatan untuk bisa kembali kerja tidak menjadi permasalahan baru pada pemerintah Kabupaten Sukabumi," tandasnya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Babak Baru Permasalahan PT Sentosa Utama Garmindo Cicurug Dengan Karyawan Babak Baru Permasalahan PT Sentosa Utama Garmindo Cicurug Dengan Karyawan Reviewed by TatarSukabumi.ID on Rabu, Februari 13, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads