Header AD

Sepertinya Bangkrut, Perusahaan Garmen di Cicurug Bayar Gaji Telat Janji Jual Kain

Demo tagih gaji perusahaan garmen di Cicurug terus bergulir // Foto : Isep Panji (26/1/2019)

Demo tagih gaji perusahaan garmen di Cicurug terus bergulir // Foto : Isep Panji (26/1/2019)


TatarSukabumi.ID - Ratusan Karyawan PT Sentosa Utama Garmindo (SUG) Cicurug kembali datangi Kantor Kecamatan Cicurug,  sekira pukul 11.30 WIB siang tadi Sabtu (26/1/2019).


735 Karyawan PT Sentosa Utama Garmindo bersama Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) dibawah pimpinan Dadeng Nazaruddin selaku Ketua GSBI kembali menggelar aksi lanjutan di Kantor Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.


BACA JUGA : Kasus Buruh di Cicurug Berbuntut Panjang, Buruh Ancam Bupati DPRD dan Disnaker


Buruh PT SUG diterima oleh Jajaran Muspika Cicurug dan Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disanakertrans) Kabupaten Sukabumi serta mendapat pengawalan ketat jajaran Kepolisian Polres Sukabumi.


Seperti dalam aksi sebelumnya, Ketua GSBI Dadeng Nazaruddin menegaskan jika seluruh karyawan PT SUG merupakan warga pribumi, Dadeng meminta pemangku kebijakan di Kabupaten Sukabumi untuk segera mengambil langkah cepat dalam menyelesaikan kasus ini.


BACA JUGA : Nunggak Bayar Gaji Buruh, Ketua DPRD : Dinas Lalai Melakukan Pengawasan Terhadap Perusahaan yang Berada di Sukabumi


Ketua GSBI menilai Pemkab Sukabumi seolah tidak peduli dan menutup mata seolah permasalahan ini berlarut.


Dadeng Nazaruddin mengungkapkan dirinya seolah dipermainkan, dengan diulurnya waktu pembayaran hak atas upah kepada buruh terhitung sejak tanggal 15 Januari lalu.


"Saya mewakili karyawan merasa cape,  capenya itu dibohongi makanya kita turun ke jalan tanggal 15 mau jual aset tapi ga jadi-jadi sampai hari ini," tegas Dadeng, Sabtu (26/1/2019).


BACA JUGA : Gaji Belum Dibayar Buruh PT Sentosa Utama Garmindo Turun Kejalan, Jalan Raya Sukabumi - Bogor Macet


Rencananya untuk membayar gaji karyawan PT SUG akan melelang aset perusahaan, dalam pertemuan kali ini, hadir pihak pembeli aset Perusahaan PT SUG.


Pihak pembeli aset perusahaan menegaskan Pihaknya saat ini berusaha mengatur teknis dan aturan jual beli aset dengan pihak PT SUG.


BACA JUGA : Tabrakan Maut di Cicurug Diduga Tabrak Lari, Alumnus 87 SMPN 1 Cicurug Minta Ketua DPRD Sukabumi Desak Kepolisian Tangkap Pelaku


"Mau seperti apa, jenisnya apa mau besok ataupun sekarang ga masalah. Kita intinya kalau disini intinya sama-sama enak, sama-sama jalan kalau misalkan hari ini kita deal-dealan harganya masuk kenapa ngga?" ujar Belo dari Pihak pembeli.


Hasil kesepakatan sementara, Pihak perusahaan tengah membuat kesepakatan, rencananya Senin (28/1) besok, Pembeli akan membayar kepada pihak perusahaan dan barang berupa kain (aset PT SUG)  akan diangkut oleh pihak pembeli.


BACA JUGA : Jembatan Ciawitali Sukabumi Putus, Mengerikan Warga Terpaksa Pakai Jembatan Dari Batang Kelapa


Kompol Sumarta, Kabag Ops Polres Sukabumi yang hadir dalam pertemuan ini berharap permasalahan ini bisa segera dituntaskan dan bila terjadi perbedaan antara pihak Buruh dan Perusahaan diharapkan bisa mengambil jalan tengah dan tidak ada pihak yang dirugikan.


"Dari pihak perusahaan jangan bersikukuh tentang kerugian, harapan hari ini terselesaikan dan akan berakhir dengan kondusif," tandasnya.


Dari pantauan TatarSukabumi.ID sekira pukul 16.10 WIB kpertemuan usai dan Karyawan kembali menduduki PT SUG untuk melakukan aksi menginap dilokasi Pabrik hingga senin mendatang. (*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi

Sepertinya Bangkrut, Perusahaan Garmen di Cicurug Bayar Gaji Telat Janji Jual Kain Sepertinya Bangkrut, Perusahaan Garmen di Cicurug Bayar Gaji Telat Janji Jual Kain Reviewed by TatarSukabumi.ID on Sabtu, Januari 26, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads