Ridwan Kamil Sebut 550 Kasus Longsor di Jawa Barat

Selasa, 15 Januari 2019 - 00:00 WIB

Ridwan Kamil Sebut 550 Kasus Longsor di Jawa Barat
Ridwan Kamil Sebut 550 Kasus Longsor di Jawa Barat
Banner Dalam Artikel

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Tinjau Lokasi Longsor Cisolok Sukabumi / Foto : Isep Panji (2/1/2018)

TatarSukabumi.ID - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau lokasi bencana Longsor Cisolok Sukabumi yang terjadi di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu (2/1/2019).

Ridwan Kamil memantau langsung proses Evakuasi terhadap 30 rumah di Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi korban longsor yang terjadi pada (31/12/2018).


Korban terus bertambah, Tim Gabungan di hari ketiga berhasil mengevakuasi sejumlah Korban yang tertimbun material longsor.

Dalam proses evakuasi hari ke-3 sejumlah korban yang dinyatakan hilang masih dalam proses pencarian, 2 ekor anjing K-Nine diturunkan untuk mencari korban yang saat ini masih tertimbun tanah.


"Masih ada sekitar 21'an lagi yang sedang kami upayakan, bekho (excavator) juga sudah berdatangan, kemarin seharusnya bisa lebih cepat hanya karena banyak warga yang datang membuat lalulintas menjadi padat sehingga jadi merepotkan," ujar Ridwan Kamil, Rabu (2/1/2019).
"Sudah saya instruksikan dan sudah dikerjakan agar ada sterilisasi, hanya mereka yang punya kepentingan tertentu bisa melintas," himbau RK.


Menurut Gubernur Jawa Barat, Potensi Longsor menjadi momok paling menakutkan di Provinsi Jawa Barat, sederetan kasus Longsor melanda Jabar dalam kurun waktu tahun terakhir 2018.

"Perlu saya laporkan juga memang bencana longsor ini di Jawa Barat termasuk bencana yang paling banyak,"

"Tercatat di 2018, jumlah bencana yang tercatat di BPBD Provinsi Jawa Barat ada sekitar 1560 an, dari 1560 itu 550-nya adalah bencana longsor," beber Kang Emil.


Dengan beberapa potensi kerawanan bencana, Emil telah mengintruksikan seluruh kepala daerah untuk mewaspadai kondisi wilayahnya.

"Oleh karena itu saya sudah menginstruksikan agar mewaspadai kepada seluruh Kepala Daerah kalau longsor ini secara geografisnya kebanyakan Jawa Barat tengah ke arah selatan, kalau di Jawa Barat tengah ke arah Utara rata-rata peristiwanya lebih banyak banjir,"

"Kenapa begitu karena secara geologis dari tengah Jawa Barat ke selatan itu miringnya curam, dari Jawa Barat tengah ke utara relatif rata," ujar Ridwan Kamil.(**)

Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi



Close Ads X