Header AD

Miris, Jompo Sakit Huni Rutilahu di Bantargadung Sukabumi

Rutilahu di Kampung Pasirengut RT 04 / RW 05 Desa / Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat/ Foto : Rudi Imelda

Rutilahu di Kampung Pasirengut RT 04 / RW 05 Desa / Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat/ Foto : Rudi Imelda


TatarSukabumi.ID - Rumah milik Marpu (71) beserta istrinya Cua (64) yang juga ditinggali anak, menantu serta  cucunya dengan total penghuni 9 jiwa kondisinya sudah tidak layak untuk dihuni.


Kondisi bangunan rumah dengan beberapa lobang pada dinding bilik bambu dengan kayu penopang yang nampak telah lapuk serta beberapa bagian atap rumah bocor cukup miris dan mengancam penghuninya terlebih saat musim penghujan.


Rutilahu ini berada di Kampung Pasirengut RT 04 / RW 05 Desa / Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.


BACA JUGA : Relokasi Pengungsi Longsor Cisolok, Iyos Somantri : Menteri Sosial Sudah Siap Untuk Melakukan Pembangunan


Dari pantauan TatarSukabumi.ID tidak hanya kondisi rumah Marpu yang nyaris roboh serta membahayakan penghuninya, keadaan pemilik rumah juga cukup memperihatinkan.


Marpu diketahui mengalami gangguan penglihatan setelah didiagnosis mengalami Katarak sementara sang istri Cua mengidap penyakit gula (diabetes).


BACA JUGA : Laporan Terkini Proses Evakuasi dan Korban Bencana Longsor Cisolok Sukabumi


Marpu mengaku tidak sanggup untuk melakukan rehab rumah dan untuk biaya hidupnya, keduanya bergantung hidup kepada menantunya.


Marpu (71) beserta istrinya Cua (64) 

Marpu (71) beserta istrinya Cua (64) 


"Bukannya tidak mau rehab rumah, keadaan saya begini tidak bisa usaha, penglihatan saya terganggu sejak 3 tahun yang lalu, sedangkan istri saya juga sakit gula darah, untuk makan pun saya di kasih sama anak mantu saya yang tinggal serumah," ujar Marpu saat ditemui TatarSukabumi.ID dikediamannya, Jumat (4/1/2019).


BACA JUGA : Akibat PHK Massal dan Laporan Perusahaan Rekanan PT SCG, F-Hukatan KSBSI Geruduk Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sukabumi


Penyakit yang di idap terpaksa diterima mampu dengan pasrah, Marpu hanya mampu berobat ke Puskesmas jika ada uang lebih.


"Selagi ada uang ke Puskesmas, ke inginan saya berobat kerumah sakit besar biar cepat sembuh, namun terhalang gak punya biaya," keluh Dia.


"Saya berharap pemerintah terkait bisa membantu saya untuk berobat ke rumah sakit khusus, agar istri beserta saya cepat sembuh dan bisa kembali berusaha," harapnya.


BACA JUGA : 6 Pelajar Meninggal Dunia Dalam Bencana Longsor Cisolok Sukabumi, Dinas Pendidikan dan PGRI Buka Posko Bantuan


Ditemui ditempat yang sama, Wisnu penggerak sosial kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, Marpu tergolong warga yang tidak mampu, setelah menderita sakit Marpu terpaksa tidak bekerja.


"Marpu ini belum tersentuh bantuan pemerintah mulai untuk biaya pengobatan, bantuan sosial juga bantuan untuk rehab rumahnya," jelas Wisnu.


Lebih miris saat hujan, Marpu terpaksa tidur berdesakan di ruangan tengah rumah karena bagian lain bocor, "Anak Marpu kerjanya serabutan jadi hanya bisa membantu untuk makan jadi tulang punggung mereka semua. Saya harap pihak terkait bisa bantu keluarga Marpu," Pintanya.(*)


Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi

Miris, Jompo Sakit Huni Rutilahu di Bantargadung Sukabumi Miris,  Jompo Sakit Huni Rutilahu di Bantargadung Sukabumi Reviewed by TatarSukabumi.ID on Jumat, Januari 04, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads