Mahasiswa Demo Pertanyakan Kasus Korupsi BPNT dan Pertanyakan Dugaan Oknum Kejari Sukabumi yang Berpolitik

Rabu, 06 Februari 2019 - 00:00 WIB

Mahasiswa Demo Pertanyakan Kasus Korupsi BPNT dan Pertanyakan Dugaan Oknum Kejari Sukabumi yang Berpolitik
Mahasiswa Demo Pertanyakan Kasus Korupsi BPNT dan Pertanyakan Dugaan Oknum Kejari Sukabumi yang Berpolitik
Banner Dalam Artikel

Mahasiswa Demo Pertanyakan Kasus Korupsi BPNT dan Pertanyakan Dugaan Oknum Kejari Sukabumi yang Berpolitik

Mahasiswa Demo Pertanyakan Kasus Korupsi BPNT dan Pertanyakan Dugaan Oknum Kejari Sukabumi yang Berpolitik


TatarSukabumi.ID - Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sukabumi dan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB Himasi) mengelar aksi  unjuk rasa di halaman Kantor Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, Jalan Karangtengah, Cibadak, Jumat (18/1/2019).


Terkait aksi ini, Eki Rukmansyah Ketua Umum PB Himasi kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, aksi Mahasiswa kali ini dilakukan untuk mempertanyakan kelanjutan proses penyelesain atas kasus dugaan tindak penyelewengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang menyeret 2 nama Pejabat Bulog sebagai tersangka dan untuk segera dilakukan proses hukum sesegera mungkin.


BACA JUGA : Korupsi Beras Rakyat di Sukabumi Seret 2 Pejabat Cianjur, Kejaksaan Sukabumi Kantongi Tersangka Baru


"Selesaikan secepatnya kasus BPNT, kamipun mempertanyakan salah satu oknum kejaksaan yang mempergunakan kekuasaanya untuk kepentingan politik dan kami ingin memastikan itu, dan sangat disayangkan yang menerima kami pagi ini bukan dari kasi yang bersangkutan sehingga kami tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan kami," kata Eki, Jumat (19/1/2019).


Selanjutnya menurut Eki, berdasarkan pada keterangan salah satu Kades di media online yang menyatakan akan adanya penyalahguaan kekuasaan yang diduga dilakukan oleh oknum Kejari dengan mengarahkan Kepala Desa untuk memilih salah satu partai politik.


"Kami menuntut penyelesaian kasus, keterbukaan informasi selama kasus berjalan menindak jaksa yang terbukti menyalahgunakan kekuasaanya," imbuh Eki.


BACA JUGA : Sulap Beras Jatah Bantuan Pangan Warga Sukabumi, 2 Oknum Pejabat Bulog Cianjur Terancam Dibui


Mahasiswa merasa kecewa karena tidak mendapat respon dan tanggapan yang jelas dari pihak Kejari, hingga akhirnya massa aksi mengancam akan melaksanakan Aksi lanjutan.


"Kami akan terus mengontrol dan akan kembali lakukan aksi lanjutan untuk kasus ini," tandas Eki.


BACA JUGA : Pengacara Kasus Dugaan Korupsi BPNT di Sukabumi Layangkan SP3 ke Kejagung Tembusan Kejari Kabupaten Sukabumi


Menanggapi aksi Mahasiswa ini, Aji Sukartaji yang menjabat Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi kepada TatarSukabumi.ID mengatakan bahwa penangan proses dugaan penyelewengan BPNT hingga saat ini masih berjalan dengan melakukan pemeriksaaan saksi-saksi.


Aji Sukartaji Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi/ Foto : Isep Panji

Aji Sukartaji Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi/ Foto : Isep Panji


"Proses masih tetap berjalan, kami sudah melaksanakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan sudah beberapa saksi yang sudah kita periksa dan saat ini sedang pendalaman keterangan-keterangan tersebut dan akan meminta keterangan ahli untuk mendukung," beber Aji, Jumat (19/1/2019).


BACA JUGA : BNNK Sukabumi Bangun Leuit di Kampung Adat Korban Longsor Cisolok Sukabumi


Saat dikonfirmasi terkait tudingan mahasiswa akan dugaan oknum Kejari yang penyalahgunakan kekuasaan dengan mengarahkan Kepala Desa untuk memilih salah satu partai politik, Aji Sukartaji menyatakan bahwa pihaknya hanya melakukan penegakan hukum dan mengedepankan terhadap pencegahan terjadinya penyimpangan, tanpa ada kepentingan politik.


"Tadi sudah saya tegaskan berkali-kali, tidak ada kaitan antara penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Kejari Kabupaten Sukabumi dengan politik," tandasnya.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi



Close Ads X