Header AD

Kasus Buruh di Cicurug Berbuntut Panjang, Buruh Ancam Bupati DPRD dan Disnaker


TatarSukabumi.ID - 752 Karyawan menuntut perusahaan PT Sentosa Utama Garmindo untuk mendapatkan hak atas gaji serta meminta percepatan pembayaran upah yang seharusnya dibayarkan setiap tanggal 15 setiap bulannya.


Setelah mengalami proses panjang, ratusan karyawan merasa geram hingga menggelar beberapa aksi diantaranya aksi mogok kerja, hingga menduduki pabrik dengan aksi tidur dikawasan Pabrik selama beberapa hari terakhir, dan hari ini para Karyawan turun ke jalan melakukan longmarch hingga membuat macet ruas jalan Sukabumi - Bogor, Jumat (25/1/2019).


BACA JUGA : Gaji Belum Dibayar Buruh PT Sentosa Utama Garmindo Turun Kejalan, Jalan Raya Sukabumi - Bogor Macet


Dari pantauan TatarSukabumi.ID sekira pukul 17.30 sore ini, ratusan buruh PT Sentosa Utama Garmindo kembali menggerudug Pabrik untuk menagih janji gaji yang belum dibayar.


Sementara itu, aparat Kepolisian menjaga ketat lokasi Pabrik serta berusaha meredam massa aksi agar tidak berjalan ricuh.


BACA JUGA : Karyawan Garmen di Cicurug Tagih Gaji yang Terlambat Dibayar Perusahaan


Nampak dalam aksi Dadeng Nazaruddin Ketua Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) kembali mencoba melakukan pertemuan dengan jajaran Perusahaan.


Disela pertemuan, Dadeng Nazaruddin kepada awak media meminta pemangku kebijakan untuk segera turun tangan menyelesaikan permasalahan ini.


"Mereka adalah warga pribumi, warga Cicurug, kita berharap para pemangku kebijakan di Kabupaten Sukabumi perduli kepada rakyatnya," ujar Dadeng, Jumat (25/1/2019).


BACA JUGA : Tabrakan Maut di Cicurug Diduga Tabrak Lari, Alumnus 87 SMPN 1 Cicurug Minta Ketua DPRD Sukabumi Desak Kepolisian Tangkap Pelaku


Lebuh jauh Ketua GSBI dengan geram menyatakan sikap apabila Pihak yang berkompeten tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini, maka atas nama buruh Dadeng mengancam akan membuat petisi.


"Kita akan lihat apabila mereka tidak peduli, Bupati tidak Peduli, DPRD tidak peduli, Disnaker tidak peduli, artinya dia tidak becus memimpin rakyat, dia tidak becus memimpin pemerintahan, apa gunanya ada mereka.  Maka karena kita bagian dari rakyat maka kita akan membuat petisi akan mencabut amanat dari rakyat untuk mereka karena mereka dipilih dari rakyat." tandasnya.


Hingga berita ditayangkan, belum ada tanggapan dari pihak perusahaan maupun pihak Dinas terkait akan aksi ini. (*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi

Kasus Buruh di Cicurug Berbuntut Panjang, Buruh Ancam Bupati DPRD dan Disnaker Kasus Buruh di Cicurug Berbuntut Panjang, Buruh Ancam Bupati DPRD dan Disnaker Reviewed by Tatar Sukabumi on Jumat, Januari 25, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads