Header AD

Kasus Beras Rakyat, Apakah Kejaksaan Akan Panggil Bupati Sukabumi? Kajari : Ya Nanti Kita Lihat

Kepala Kejaksaan Negeri  Kabupaten Sukabumi Alex Sumarna/ Foto : Rapik Utama (21/1/2019)

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Alex Sumarna/ Foto : Rapik Utama (21/1/2019)


TatarSukabumi.ID - Menanggapi aksi yang digelar Mahasiswa HMI dan PB Himasi terkait kelanjutan proses penyelesain atas kasus dugaan tindak penyelewengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang menyeret 2 nama Pejabat Bulog sebagai tersangka, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi Alex Sumarna kepada TatarSukabumi.ID angkat bicara.


"Kita masih terus menganalisa, nanti kita lihat lah, untuk berapa lama lamanya belum bisa kita tentukan," ujar Alex Sumarna saat ditemui TatarSukabumi.ID di gedung Pendopo Sukabumi, Senin (21/1/2019).


BACA JUGA : Mahasiswa Demo Pertanyakan Kasus Korupsi BPNT dan Pertanyakan Dugaan Oknum Kejari Sukabumi yang Berpolitik


Lebih jauh saat dikonfirmasi apakah Kejari selanjutnya akan memanggil orang nomor satu di Sukabumi, Marwan Hamami untuk dimintai keterangan atas kasus ini, Alex Sumarna menjelaskan Pihaknya masih belum bisa memastikan hal itu.


"Ya nanti kita lihat, kalau memang ada hubungannya dan perlu ya, kalau nggak ya nggak perlu," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi.


BACA JUGA : Supaya On The Track, Pemkab Sukabumi Dikawal TP4D Kejaksaan Negeri Sukabumi


Kajari berharap dengan adanya penegakan hukum kasus BPNT bisa membawa perubahan menuju Sukabumi yang lebih baik.


"Sebenarnya penegakan hukum ini sengaja kita percepat supaya berubah jadi lebih baik,"


"Untuk masyarakat miskin itu kasihlah beras yang sepadan untuk mereka sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemerintah,"


"Mudah-mudahan dengan penegakkan ini ada perubahan, itu yang terpenting," beber Alex Sumarna.


BACA JUGA : Korupsi Beras Rakyat di Sukabumi Seret 2 Pejabat Cianjur, Kejaksaan Sukabumi Kantongi Tersangka Baru


Diberitakan sebelumnya, Kasus dugaan tindak pidana korupsi program Kementrian Sosial (Kemensos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2018 yang terjadi di Kabupaten Sukabumi yang menyeret 2 Oknum pejabat Bulog (Badan Usaha Logistik) Kabupaten Cianjur inisial UK dan N.


Dengan penetapan Kepala Subdivre dan Kepala Seksi Komersil divre (Bulog) Cianjur, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi yang dipimpin Alex Sumarna hingga saat ini masih mendalami kasus dugaan korupsi dengan dugaan kerugian uang negara berkisar 3,9 Miliar Rupiah.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Kasus Beras Rakyat, Apakah Kejaksaan Akan Panggil Bupati Sukabumi? Kajari : Ya Nanti Kita Lihat Kasus Beras Rakyat, Apakah Kejaksaan Akan Panggil Bupati Sukabumi? Kajari : Ya Nanti Kita Lihat Reviewed by TatarSukabumi.ID on Senin, Januari 21, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads