Header AD

Kades Jambenenggang Kebonpedes Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi


TatarSukabumi.ID – Sejumlah warga Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi melaporkan Kepala Desa-nya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, Senin (28/1/2019).


Warga yang terhimpun dalam Gerakan Masyarakat Peduli Uang Rakyat (Gempur) melaporkan beberapa dugaan tindak penyelewengan anggaran yang diduga dilakukan Kepala Desa Jambenenggang kepada Kejari.


BACA JUGA : Kasus Buruh di Cicurug Berbuntut Panjang, Buruh Ancam Bupati DPRD dan Disnaker


Informasi terhimpun, hal yang mendasari warga melakukan aksi ini, warga menilai tidak ada keterbukaan penggunaan anggaran oleh Pihak Desa Jambenenggang hingga tahun anggaran 2018.


Koordinator Gempur, Sulaimi saat ditemui awak media usai menyerahkan berkas pelaporan ke Kejari Kabupaten Sukabumi menjelaskan jika warga tidak mengetahui berapa besaran dana desa setiap tahunnya serta alokasi peruntukan kegiatan pembangunan infrastruktur dituding tidak pernah memakai papan informasi proyek.


Sulaimi juga menilai terjadinya beberapa dugaan tumpang tindih anggaran, diantaranya pembangunan jalan di Kampung Lemburtengah hingga Kampung Muara yang menggunakan dana desa dan anggaran dari Distarkimsih.


“Padahal, oleh kades dan perangkatnya itu diakui dari dana desa 2017,” terang, Senin (28/1/2019).


BACA JUGA : Mahasiswa Demo Pertanyakan Kasus Korupsi BPNT dan Pertanyakan Dugaan Oknum Kejari Sukabumi yang Berpolitik


Indikasi lainnya yakni dugaan tumpang tindih penggunaan dana pembangunan Jembatan gantung diwilayah Banen sebagai akses penghubung Desa Jambenenggang dengan Desa Buniwangi, Gegerbitung pada tahun anggaran 2016.


"Dana pembangunan rawayan (jembatan) hibah dari Arab Saudi sebesar Rp 60 juta dan diindikasikan ada dana dari P3K Kecamatan Kebonpedes dan dana desa. Jadi pembangunan jembatan itu diduga adanya tumpang tindih dan mark-up dana,” tegasnya.


Hal lainnya terkait program pembangunan 40 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) ditahun 2018 dari Dinas Sosial, "Diduga adanya pemotongan 1,5 juta hingga 2 juta oleh aparat desa. Besaran dana rutilahu itu per penerima manfaat 15 juta. Surat pernyataan penerima manfaat rutilahu dilampirkan dalam laporan ke Kejaksaan. Kami minta adanya keadilan, dan laporan kami ini segera ditindaklanjuti,” bebernya.


BACA JUGA : Kasus BPNT, Apakah Kejaksaan Akan Panggil Bupati Sukabumi Sukabumi? Kajari : Ya Nanti Kita Lihat


Sementara itu, Jaksa Fungsional Kejari Kabupaten Sukabumi, Aji Sukartaji membenarkan jika pihaknya menerima laporan dugaan dari warga yang mengatasnamakan Gempur.


“Kami sudah menerima berkas laporan itu. Nanti kami akan sampaikan ke pimpinan,” tandas Aji singkat.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Rudi Imelda

Kades Jambenenggang Kebonpedes Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Kades Jambenenggang Kebonpedes Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Reviewed by TatarSukabumi.ID on Senin, Januari 28, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads