Header AD

Harga Sayur Anjlok Akibat Cuaca Buruk


TatarSukabumi.ID - Cuaca ekstrem yang melanda Sukabumi sejak dua pekan terakhir mengakibatkan harga beberapa komoditas hasil bumi mengalami penurunan yang cukup signifikan.


Masyarakat Kampung Arendah Desa Cipeuteuy Kecamatan Kabandungan mengaku dalam beberapa hari terakhir diterjang hujan dan angin yang cukup hebat.


Kondisi cuaca buruk mengakibat hasil sayuran yang ditanam petani tidak maksimal menyebabkan nilai jual murah.


BACA JUGA : Hujan Es di Sukabumi Fenomena Alam Biasa, Inilah Penjelasannya


“Hujan deras kerap turun sepanjang hari dan tak jarang hujan disertai angin kencang, sehingga membuat sayuran rusak,” keluh Muli Petani asal Desa Cipeteuy Kabandungan, Sabtu (12/1/2019).


Muli (30) warga Desa Cipeteuy mengaku bingung dalam menjual hasil panen dengan harga jual sayuran yang anjlok sementara biaya produksi cenderung naik.


BACA JUGA : 3 Rumah di Bojonggenteng Tertimpa Pohon Tumbang


Penurunan harga terjadi pada sayuran jenis Kacang panjang Buncis dan Cabai yang anjlok hingga mencapai lebih dari 100 persen.


"Saat ini hampir semua harga jual sayuran menurun,  kacang buncis yang satu pekan lalu dijual seharga 4 ribu kini hanga dihargai 2 ribu perkilogramnya. Kacang panjang dua hari lalu berkisar 3 ribu saat ini menjadi seribu rupiah, Cabai sebelumnya 20 ribu kini hanya 9 ribu rupiah,"


"Sementara pupuk dan obat-obatan mahal, untuk biaya produksi cabe, per pohon mencapai 10-15 ribu rupiah," bebernya.(*)


Reporter : Asep M-Rhe
Editor : Dian Syahputra Pasi

Harga Sayur Anjlok Akibat Cuaca Buruk Harga Sayur Anjlok Akibat Cuaca Buruk Reviewed by TatarSukabumi.ID on Sabtu, Januari 12, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads