Header AD

Wajib Tahu! Seperti Ini Status Vulkanik Gunung Salak yang Masih Aktif

Citra Udara - Pegunungan - TatarSukabumi.ID
TatarSukabumi.ID - Seperti di ketahui, wilayah geografis Sukabumi memang diapit oleh dua gunung berapi yang masih aktif diantaranya adalah Gunung Gede - Pangrango serta Gunung Halimun Salak.

Secara aktifitas Vulkanik, baik Gunung Gede maupun Gunung Salak merupakan Gunungapi yang masih aktif.

Berada di wilayah Kampung Babakan Sari, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, TatarSukabumi.ID mendatangi Pos Pengamatan Gunungapi Salak, Minggu (30/12/2018).

Anton Sigit Tripambudi, Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Salak, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengungkapkan kondisi aktifitas vulkanik dari Gunung Salak.

BACA JUGA : Hektaran Lahan Warga Kabandungan Sukabumi Terancam Pergerakan Tanah

"Aktifitas Vulkanik Gunung Salak sampai saat ini masih normal untuk statusnya itu aktif normal atau level 1," ujar Anton Sigit Tripambudi.

"Untuk sehari-harinya, Gunung Salak sendiri perkeman jumlah gempanya sekitar di bawah 10 gempa setiap hari, jadi sampai sejauh ini masih dianggapnya normal, untuk kategori tersebut statusnya masih normal level 1," lanjut Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Salak.

Gunung Salak dari Tol Bocimi - TatarSukabumi.ID

Berdasarkan aktifitas Gunung Anak Krakatau yang saat ini tengah aktif dengan kategori status Siaga Level III dengan radius yang harus dihindari sekitar 5 Km dari kawah, hal tersebut ditegaskan Anton Sigit Tripambudi sama sekali tidak mempengaruhi aktifitas Gunung Salak.

BACA JUGA : Waspada Pergerakan Tanah di Wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi

"Sejauh ini tidak ada pengaruh sama sekali, karena masing-masing Gunung ada dapur magmanya sendiri, jadi ya tidak ada pengaruhnya sama sekali terhadap Gunung Salak," tegas Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Salak, Anton Sigit Tripambudi, saat ditemui TatarSukabumi.ID, Minggu (30/12/2018)

Bagaimana dan Seperti Apa Proses Erupsi Sebuah Gunung Berapi?

Masih di Pos Pengamatan Gunungapi Salak, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, di wilayah Kampung Babakan Sari, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Anton juga menjelaskan seperti apa proses erupsi atau letusan sebuah gunung berapi.

View Gunung Salak dari Pos Pengamatan Gunungapi Salak, (30/12/2018) Isep Panji - TatarSukabumi.ID

BACA JUGA : Jalur Pendakian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Ditutup

"Yang pasti untuk sebuah gunung api meletus atau erupsi, diawali dengan adanya peningkatan aktifitas kegempaan yang secara signifikan terus naik," ucap Anton Sigit.

"Mangkanya dikaitkan dengan status kegempaan dan status Gunungapi, Aktif Normal Level I, Waspada Level II, Siaga Level III, dan Awas Level IV, masing-masing ada kriteria sendiri-sendiri tidak tiba-tiba langsung erupsi dan meletus,"

BACA JUGA : Isu Erupsi Gunung Salak Tidak Benar, PVMBG dan Kepala Resort Kawahratu Sampaikan Fakta yang Ada

"Untuk Level I, aktif normal berarti jumlah kegempaan untuk sebuah gunungapi itu normal ditunjang dengan visual yang tidak nampak ada gejala apapun,"

Seismograf atau Seismometer yang memantau aktifitas kegempaan dan vulkanik Gunung Salak, Isep Panji - TatarSukabumi.ID
"Begitu Level II, Waspada itu berarti ada jumlah peningkatan kegempaan secara terus menerus, yang tadinya dibawah 10 kemudian menjadi 50 atau seratus kegempaan dalam beberapa hari atau dalam seminggu, dan kita singkronkan dengan pengamatan visual, kalo pengamatan juga ada perubahan, nanti ada tim ahli juga yang memantau mengenai perubahan status Gunungapi," tutur Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Salak.

"Jika statusnya Siaga Level III, berarti kegempaan semakin meningkat dan itupun ditambah pengamatan visual dari Gunungapi ada kepulan asap,"

Peta jalur Erupsi Gunung Salak, di Pos Pemantauan Gunungapi Salak, (30/12/2018)

BACA JUGA : Cuaca Ekstrim di Sukabumi, Masyarakat di Bantaran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

"Jika nanti statusnya ke level Waspada, atau level tertinggi Level IV, itu udah pasti kegempaannya meningkat drastis dan rekaman kegempaan tidak berhenti-berhenti serta secara pengamatan visual lebih terlihat jelas perubahannya," papar Anton Sigit Tripambudi.

Reporter : Isep Panji
Editor : Ardi Kusuma
Wajib Tahu! Seperti Ini Status Vulkanik Gunung Salak yang Masih Aktif Wajib Tahu! Seperti Ini Status Vulkanik Gunung Salak yang Masih Aktif Reviewed by TatarSukabumi.ID on Minggu, Desember 30, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads