Header AD

Protes Keras GMNI, Rotasi Mutasi Pejabat Pemkot Sukabumi Diduga Cacat Hukum

GMNI menggelar aksi bakar ban tepat didepan pintu gerbang kantor balai kota Sukabumi/ Foto : Dian Syahputra Pasi Kamis [13/12/2018]


TatarSukabumi.ID - Protes keras dilakukan Mahasiswa yang tergabung dalam Gabungan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) terhadap langkah yang diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dalam rotasi dan mutasi dilingkungan Pemkot Sukabumi.


GMNI menggelar aksi bakar ban tepat didepan pintu gerbang kantor balai kota Sukabumi, Kamis [13/12/2018].


BACA JUGA : Polres Sukabumi Kota Raih Penghargaan Sebagai Polres Pelayanan Publik Terbaik 2018 oleh Kemenpan-RB


Dalam aksi ini, GMNI menilai rotasi dan mutasi di lingkup Pemkot Sukabumi dinilai telah cacat hukum dan tidak melalui mekanisme serta menempuh prosedur yang ada.


Sekjen GMNI Sukabumi, Dasep Indra Witarsa kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan pelantikan pejabat yang dilakukan Walikota Sukabumi pada 7 Desember silam diduga tidak melibatkan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) serta dinilai tidak sesuai dengan Undang -undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN (Aparatur Sipil Negara) dan dinilai menyalahi edaran Mendagri (Menteri Dalam Negeri).


BACA JUGA : Sulap Beras Jatah Bantuan Pangan Warga Sukabumi, 2 Oknum Pejabat Bulog Cianjur Terancam Dibui


"Rotasi mutasi yang sudah dilakukan bapak Fahmi (Walikota Sukabumi) sudah cacat hukum. seharusnya bapak Fahmi bisa merotasi mutasi bila kepemimpinan bapak fahmi sudah melewati 6 bulan masa kepemimpinannya, ini baru 103 hari Fahmi telah melakukan rotasi mutasi," ujar Dasep Indra Witarsa, Kamis [13/12/2018].


GMNI mendorong Pemkot untuk segera meninjau ulang dan melakukan evaluasi rotasi dan mutasi serta Pemkot untuk lebih profesional dalam pengangkatan pejabat eselon sesuai dengan keahliannya.


BACA JUGA : Rawan Laka Turunan Curam di Jalur Alternatif Cikidang, Polisi Lakukan Hal Ini


Ditemui ditempat terpisah, Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat dikonfirmasi terkait aksi mahasiswa kepada awak media mengungkapkan jika hal tersebut sah sah saja.


"Bagus, inikan ekspresi yang harus disampaikan oleh rekan rekan mahasiswa, sehingga nanti pemerintah daerah termonitor, terkait kegiatan pemerintah daerah yang berhubungan dengan seratus hari kerja atau yang lain, ini sah sah saja," ungkap Walikota Sukabumi Achmad Fahmi.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi

Protes Keras GMNI, Rotasi Mutasi Pejabat Pemkot Sukabumi Diduga Cacat Hukum Protes Keras GMNI, Rotasi Mutasi Pejabat Pemkot Sukabumi Diduga Cacat Hukum Reviewed by TatarSukabumi.ID on Kamis, Desember 13, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads