Header AD

Kasus Korupsi BPNT di Sukabumi, Ranah Penyedia Barang Bukan BUMDes

Program BPNT Kementrian Sosial / Foto : Dian Syahputra Pasi


TatarSukabumi.ID - Badan Usaha Milik Desa Buniwangi (BUMDes) Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat terus berbenah.


Pasca kasus dugaan tindak pidana korupsi program Kementrian Sosial (Kemensos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2018 yang terjadi di Kabupaten Sukabumi yang menyeret 2 Oknum pejabat Bulog (Badan Usaha Logistik) Kabupaten Cianjur.


Setelah sebelumnya, jajaran BUMDes Buniwangi serta hampir seluruh pengelola BUMDes se-Kabupaten Sukabumi sempat dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak - Sukabumi untuk menjadi saksi dalam kasus dugaan Tipikor tersebut.


BACA JUGA : Korupsi Beras Rakyat di Sukabumi Seret 2 Pejabat Cianjur, Kejaksaan Sukabumi Kantongi Tersangka Baru


Saat ditemui di Kantor Desa Buniwangi, Direktur BUMDes Buniwangi, Denddy Kurnia Rachmat, SE. MM.Pd kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan jika dirinya merasa lega setelah terpanggil oleh Pihak Kejari dan hasil pemeriksaan dinyatakan clear (tidak bermasalah).


"Kurang lebih 30 pertanyaan dilakukan Penyidik Kejari, dan alhamdulillah BUMDes kami dinyatakan clear," ujar Denddy, Senin (24/12/2018).


BACA JUGA : Sulap Beras Jatah Bantuan Pangan Warga Sukabumi, 2 Oknum Pejabat Bulog Cianjur Terancam Dibui


Meski baru menjabat Direktur BUMDes selama 2 bulan terakhir, Denddy mengaku pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


Salah satunya dengan cara menjemput bola kepada PKH penerima manfaat bantuan BPNT yang hingga bulan Nopember terakhir telah terdistribusikan 99% dari 250 Penerima bantuan.


BACA JUGA : 2 Oknum Nakal Bulog Cianjur Selewengkan Program BPNT di Sukabumi, Kerugian 3,9 Milyar


Beberapa kendala dilapangan kerap dihadapi anggotanya, mulai dari mesin yang kerap error karena jaringan yang sulit didapat, wilayah penerima BPNT yang tersebar jauh dari Kantor BUMDes dan beberapa keluhan penerima manfaat yang harus dihadapi dengan tetap memberikan pelayanan secara maksimal.


"Melihat medan disini (Buniwangi) yang berbukit susah untuk mendapat sinyal, serta kondisi penerima BPNT yang cukup jauh dari kantor BUMDes, kami terpaksa kadang harus jemput bola mendatangi rumah mereka, bahkan ada penerima yang sampai mendapat 60 kilogram (6 bulan tidak diambil)," ujar Denddy. 


BACA JUGA : 7 Aspek Penting Penyesuaian Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat


Meski beberapa isu diluar melanda Program BPNT, Deni menegaskan pihak BUMDes hanyalah pendistribusian bukan pengadaan barang.


"Jadi kasus tipikor itu tidak ada kaitan dengan tingkat BUMDes, itu ranahnya diatas, bagian penyedia barang, pihak kami hanya mendapat beras, dan tugasnya hanya pendistribusian kepada warga, mohon dipahami substansi permasalahannya," tandasnya.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi

Kasus Korupsi BPNT di Sukabumi, Ranah Penyedia Barang Bukan BUMDes Kasus Korupsi BPNT di Sukabumi, Ranah Penyedia Barang Bukan BUMDes Reviewed by TatarSukabumi.ID on Selasa, Desember 25, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads