Header AD

Jusuf Kalla Beri Anugrah Indonesian Migrant Worker Awards 2018 Kepada Kepala Desa di Sukabumi


TatarSukabumi.ID - Wapres RI Jusuf Kalla memberikan 13 penghargaan dalam acara Indonesian Migrant Worker Awards 2018 yang dilaksanakan di Cikembar Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat, Selasa (18/12/2018).


Salahsatunya penerima penghargaan adalah Darpani Kepala desa Kenanga Kabupaten Indramayu sebagai Desa peduli Pekerja Migran Indonesia.


Saar ditemui TatarSukabumi.ID Darpani menjelaskan, "Awalnya desa kami warganya kebanyakan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) dalam satu rumah bisa empat hingga lima orang. Dengan adanya Program Desa Migran Produktif (Desmigratif) sekarang desa kami terkenal sebagai Kantong terbesar TKI," ujar Darpani.


BACA JUGA : Hari Migran Internasional 2018 di Sukabumi, Jusuf Kalla : Cara Memakmurkan Bangsa Adalah Meningkatkan Lapangan Kerja Dalam Maupun Luar Negeri


Saat ini, Desa Kenanga mewakili Indramayu menjadi desa penelitian dari pemerintah desa lain se-Indonesia hingga luar negeri, "Jumlah warga yang masih diluar negeri 156 orang, untuk eks migran dilakukan pembinaan sekitar 400 orang," jelas Kades Kenanga.


Menurut Dia, TKI sebagai salah satu sumber devisa negara meski tidak berpengaruh langsung ke tingkat Desa, "Kalau ke desa Saya memang tidak ada, cuma desa dapatkan program pengelolaan purna migran (TKI) agar setelah mereka pulang bisa berwira usaha" ujar Darpani.


Saat ini Desa Kananga memiliki produksi unggulan olahan diantaranya produksi sirup, jus, dodol, kripik dan marjan, "Alhamdulillah dari jenis olahan mangga sudah bisa terkenal di pasar dalam negeri dan luar negeri," pungkasnya.


BACA JUGA : Wapres RI Terima Laporan, Bupati Sukabumi Berhasil Bina Kemampuan dan Skill eks Pekerja Migran


Ditempat yang sama, Ojang Sopandi Kepala Desa Jambenenggang Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi juga nampak hadir dilokasi kegiatan.


Ojang menjelaskan setidaknya 600 warga desanya dari data SBI (Serikat Buruh Indonesia) yang saat ini bekerja di luar negeri, kehadiranya untuk mendampingi buruh migran asal kabupaten Sukabumi atas undangan Kementerian Tenaga Kerja.


Saya mengharap dengan acara ini buruh migran di luar negeri mudah-mudahan ada semacam bekal manfaat bagi mereka, bukan sekedar kumpul tetapi ada perubahan regulasi kedepan termasuk perlindungan dan kesejahteraan terhadap mereka sebagai penyumbang devisa," ujar Ojang.


BACA JUGA : Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan di Sukabumi, Malam ini Jenazah di Otopsi


Nampak hadir pula dua orang putri TKI (tenaga kerja Indonesia) dan eks buruh migran, Intan Sri Kartini dan Zudaefah warga Kampung Pasantren, Desa Jambenenggang Kebonpedes.


"Kehadiran saya adalah sebagai penerima bantuan dari orangtua yang masih menjadi TKI namun sekarang kondisinya sakit," ujar Intan.


BACA JUGA : Pembobol ATM di Sukabumi Berkeliaran, 2 Nasabah Warga Warungkiara Saldonya Raib


Intan mengungkapkan kesedihannya ketika orang tuanya bekerja diluar negeri sejak lima tahun terakhir.


"ke luar negeri sejak duduk dikelas V SD hingga sekarang sudah sekolah ditingkat lanjutan atas SMKN Pertanian. Ibu sewaktu-waktu berkomunikasi melalui alat seluler," ungkap Intan yang bercita cita menjadi Dokter.


Saat ditanyakan keinginan mengikuti jejak orang tua jadi TKI Intan secara blak blakan menolak.


"Tidak, saya berpesan kepada orangtua sebaiknya jangan pergi bekerja ke luar negeri karena di Indonesia masih ada peluang untuk berusaha, karena kasihan kepada anak jadi tidak terurus," ungkapnya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Jusuf Kalla Beri Anugrah Indonesian Migrant Worker Awards 2018 Kepada Kepala Desa di Sukabumi Jusuf Kalla Beri Anugrah Indonesian Migrant Worker Awards 2018 Kepada Kepala Desa di Sukabumi Reviewed by Tatar Sukabumi on Rabu, Desember 19, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads