Header AD

Alih-alih atasi Stunting, Puluhan Bocah SDN Bantargebang Keracunan Massal

Keracunan massal siswa SDN Bantargebang saat menjalani program Progas / Foto : Rapik Utama (3/12/2018)


TatarSukabumi.ID - Kejadian Luar Biasa (KLB) menimpa setidaknya 70 Siswa Siswi Pelajar SDN Bantargebang Sukabumi - Jawa Barat,  yang mengalami keracunan secara massal, Senin [3/12/2018].


Kejadian keracunan massal ini diduga terjadi akibat makanan dalam Program Gizi Anak Sekolah (Progas) yang diberikan Sekolah kepada siswanya.


BACA JUGA : Puluhan Siswa Sekolah Dasar di Sukabumi Keracunan, Diduga Gegara Bubur Ayam


Saat dikonfirmasi mengenai Program Gizi Anak Sekolah (Progas) Kasi Kurikulum Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Utomo menjelaskan jika program tersebut merupakan program kementrian pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.


"Program gizi anak sekolah merupakan program dari Kemendikbud yang merupakan hasil dari rekomendasi tim penanggulangan kemiskinan pusat," ujar Utomo kepada TatarSukabumi.ID, Senin malam (3/12/2018).


BACA JUGA : Adul Bocah Berkebutuhan Khusus Asal Cibadak Digendong Jokowi

Lebih jauh Utomo menjelaskan, Progas dilakukan di 10 Sekolah se-Kabupaten Sukabumi yang telah berlangsung sejak 17 Juli 2018 silam.


Kesepuluh Sekolah yang melakukan Progas berada di daerah yang terindikasi stunting (masalah kekurangan gizi), program ini merupakan program pemberian asupan makanan bergizi yang dilakukan selama 108 hari.


"Setiap anak akan mendapat 108 kali makanan, yang diawali sejak tanggal 17 Juli 2018, sampai saat ini progresnya telah berjalan 100 hari (100 kali pemberian makanan)," beber Utomo.


BACA JUGA : Mengejutkan, Pengakuan Blak-blakan Olla Ramlan Jadi Caleg Wakili Sukabumi


Dengan kejadian keracunan massal ini, untuk sementara waktu, SDN Bantargebang akan menghentikan sementara kegiatan Progas hingga menunggu rekomendasi dari Pihak Puskesmas setempat.


Sementara itu, kesembilan sekolah lainnya akan terus melaksanakan Progas hingga 11 Desember 2018 mendatang (7 hari terakhir).


BACA JUGA : Bacok Istri Dengan Pisau Daging, Pelaku KDRT di Sukabumi Diancam Pasal Berlapis


Saat dikonfirmasi terkait Bubur Ayam yang diduga menjadi penyebab terjadinya keracunan masal ini, kepada TatarSukabumi.ID Utomo menegaskan, "Kita harus bersabar dulu menunggu uji laboratorium, apa yang menjadi penyebabnya," ungkap Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.


Utomo menegaskan, "Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi sangat prihatin dengan kejadian ini, dan untuk sekolah lain penerima program ini, diharapkan lebih berhati hati dalam memilih bahan dan cara pengolahannya  agar kejadian ini tidak terulang kembali," tandasnya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Alih-alih atasi Stunting, Puluhan Bocah SDN Bantargebang Keracunan Massal Alih-alih atasi Stunting, Puluhan Bocah SDN Bantargebang Keracunan Massal Reviewed by Tatar Sukabumi on Senin, Desember 03, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads