Header AD

Tahun 2018, DLH Terima 20 Pengaduan Pencemaran di Sukabumi

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi


TatarSukabumi.ID - Pencemaran lingkungan hidup merupakan masalah utama di era sekarang ini.


Beberapa kasus pencemaran nyaris sulit dikendalikan di era revolusi perindustrian terutama diwilayah berkembang Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat.


Saat di konfirmasi terkait pencemaran lingkungan yang terjadi di Sukabumi sepanjang tahun 2018, Akhmad Sodikin mengungkapkan, "Mulai Januari sampai November 2018  sudah 20 pengaduan, kebanyakan pengaduan masalah pencemaran air, sumber limbah dari pembuangan limbah proses produksi perusahaan," ujar Akhmad Sodikin selaku Kasi pengawasan lingkungan
Bidang PKP2HL (Peningkatan Kapasitas Pengawasan Penegakan Hukum Lingkungan) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Kamis [22/11/2018].


BACA JUGA : Hujan Es dan Puting Beliung Terjang Sukabumi, Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Rusak


Menurut Akhmad Sodikin DLH Kabupaten Sukabumi lebih mengedepankan pembinaan kepada Perusahaan yang terindikasi melakukan pelanggaran pencemaran, "setiap kali verifikasi kelapangan dan verifikasi pembinaan, perusahaan diberikan waktu untuk secepatnya menangani dampak, bidang seksi 1dan 2 (sampah B3 - pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan)" jelas Sodikin.


Selain pencemaran air, beberapa kasus pencemaran udara juga sempat diterima DLH Kabupaten Sukabumi, "Untuk polusi udara ada kalanya ada pelaporan pembakaran broiler perusahaan," ujar Sodikin.


BACA JUGA : Peringatan Dini Gelombang Laut 1  Hingga 2.5 Meter


Untuk perusahaan yang masih melakukan pelanggaran, kewenangan penindakan dilakukan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) Provinsi Jawa barat atau Gakum Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.


"itupun bila perusahaan benar-benar membandel tidak mau melaksanakan kewajibannya, kita hanya bisa lakukan penghentikan pengoperasian sementara," terang Sodikin.


BACA JUGA : Cuaca Ekstrim dan Angin Puting Beliung, Puluhan Hektare Areal Pertanian di Kabandungan Terancam


Sodikin menghimbau Perusahaan dapat mematuhi dan laksanakan kewajiban yang tercantum dalam dokumen lingkungan (Amdal) sebagai pedoman.


"Sebenarnya tidak susah apa yang tercantum dalam dokumen lingkungan Amdal UKL UPL (analisis dampak lingkungan) upaya pemantauan /pengelolaan lingkungan," tandasnya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Tahun 2018, DLH Terima 20 Pengaduan Pencemaran di Sukabumi Tahun 2018, DLH Terima 20 Pengaduan Pencemaran di Sukabumi Reviewed by Tatar Sukabumi on Kamis, November 22, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads