Header AD

Petani Pasir Datar Sukabumi Pertanyakan 110 Hektare Lahan yang Dijanjikan

Audiensi Petani Pasir Datar di Pendopo Sukabumi / Foto : Dian Syahputra Pasi (27/11/2018)


TatarSukabumi - Untuk yang keenam kalinya, Puluhan Petani Desa Pasir Datar Indah kembali melakukan audiensi membahas permasalahan sengketa lahan.


Kali ini, Petani Pasir Datar melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Sukabumi, serta beberapa OPD Kabupaten Sukabumi di Aula Gedung Pendopo Sukabumi, Selasa [27/11/2018].


Dalam audiensi ini Petani yang diwakili oleh Rozak Daud sekaligus ketua Serikat Perani Indonesia (SPI) kembali meminta Pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi untuk segera menyelesaikan konflik Petani Pasir Datar.


BACA JUGA : Hujan Es dan Puting Beliung Terjang Sukabumi, Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Rusak


Rozak Daud tidak menyangkal jika saat ini PT SNN masih memegang perijinan bagi pengelolaan lahan dan perijinan tersebut masih berlaku hingga tahun 2024 mendatang.


Namun menurutnya, Reforma Agraria sebagai penataan akses dan hak bagi para petani sehingga permasalahan yang dialami Petani Pasir Datar harus segera diselesaikan.


"Dengan terjadinya konflik di Pasir Datar yang telah memakan korban 4 petani hingga di penjara dengan pasal penyerobotan lahan dan 10 orang dipenjara dengan dakwaan pengrusakan, dengan masa hukuman variatif 2 hingga 1 tahun, sehingga permasalahan ini harus segera diselesaikan," ujar Rozak Daud, Selasa [27/11/2018].


BACA JUGA : Fenomena Ulat Bulu Serang Perkebunan, Warga Tonjong Palabuhanratu Takut


Rozak membeberkan, Petani Pasir Datar sempat melakukan WO (walk out) saat konsultasi publik dan pertemuan dengan Pihak Perusahaan, menurutnya hal ini dilakukan karena Perusahaan dinilai tidak memenuhi komitmen awal bahwa Petani Pasir Datar akan diberikan 110 Hektare lahan, "tapi hingga saat ini belum jelas sistem, aturan serta wilayah mana yang akan dibagikan kepada masyarakat," ujar Rozak.


Lebih jauh menurut Rozak terkait lahan yang dijanjikan, Pihak Petani meminta kejelasan, "Plotingnya seperti apa, lokasi dimana, harus diurus dari sekarang, jadi nanti di tahun 2024 (habis kontrak PT SNN) tidak timbul permasalahan baru," ungkapnya.


BACA JUGA : Pemkab Bogor Adopsi Perbup 35 tahun 2018 Pemkab Sukabumi Terkait Dana Hasil Produksi PT Star Energi Bagi Desa


Sementara itu, Aam Daryana perwakilan dari BPN mengungkapkan Pihaknya masih menunggu kesepakatan antara Petani dan Perusahaan.


"Saat ini masih belum ada keputusan yang jelas. Bagaimana agrement persetujuan antara Pihak PT SNN dengan Petani, nanti hasil dari pertemuan bagaimananya baru kita tindak lanjuti," ungkapnya.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi

Petani Pasir Datar Sukabumi Pertanyakan 110 Hektare Lahan yang Dijanjikan Petani Pasir Datar Sukabumi Pertanyakan 110 Hektare Lahan yang Dijanjikan Reviewed by Tatar Sukabumi on Selasa, November 27, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads