Header AD

Diduga Gegara Bonsai, Hair Stylist di Cibadak di Pukuli

Proses mediasi pemukulan hair stylist di Cibadak / foto : Rapik Utama (24/11/2018)


TatarSukabumi.ID - Dugaan tindak kekerasan menimpa Rahmat Hidayat alias Jambul (35) warga Kampung Cikiwul Tonggoh RT 01/ RW 01, Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi,  Sabtu [24/11/2018].


Rahmat yang kesehariannya bekerja sebagai Hair Stylist (Tukang Potong Rambut) dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak dengan beberapa luka pada bagian badan kaki serta telinga.


BACA JUGA : 4 Fakta Ganjil Tewasnya Anak dan Ayah Asal Lahat di Cibadak


Hal tersebut diungkap tokoh masyarakat Desa Sekarwangi Ade Muhammad Dradjat (55) menjelaskan kronologi peristiwa dugaan tindak penganiayaan yang dialami Rahmat.


"Kejadiannya terjadi sekitar pukul 13.15 saat korban selesai melaksanakan Sholat Dzuhur di Masjid Jami Nurussalam, memang benar telah terjadi tindakan penganiayaan terhadap Rahmat  diduga dilakukan oleh IW," ujar Ade kepada TatarSukabumi.ID, Sabtu [24/11 /2018].


BACA JUGA : Bayi Terbuang di Sukabumi, Upaya Medis Tidak Berhasil, Bayi Meninggal Divonis Alami Sepsis Neonatorum


Lebih jauh Ade menjelaskan jika sebelumnya Rahmat sempat mengaku diancam oleh tersangka pelaku melalui telepon.


Adapun hal yang melatar belakangi kejadian ini, berawal dari salah seorang warga yang kehilangan tanaman Bonsay yang diduga dilakukan oleh 3 pelaku dan salah satu pelaku diantaranya adalah IW.


BACA JUGA : Bisnis Esek - esek Online di Sukabumi, Polisi Tangkap Pemilik Akun Twitter Escort 0266 ke2


Dari 3 Pelaku pencuri Bonsai, 2 pelaku telah mengakui perbuatannya dihadapan pengurus RW. Tokoh Masyarakat dan Bhabinkamtibmas Desa Sekarwangi.


"Diduga akibat ketahuan kasus pencurian Bonsai, patut diduga IW merasa terancam manakala 2 pelaku lainnya telah mengakui perbuatannya sehingga diduga dia melampiaskannya ke Rahmat," ujar Ade.


BACA JUGA : Fenomena Ulat Bulu Serang Perkebunan, Warga Tonjong Palabuhanratu Takut


Saat ini Kontrakan IW di Cikiwul Lebak telah kosong, diduga IW melarikan diri setelah melakukan dugaan tindak kekerasan terhadap Rahmat.


Meski telah terjadi dugaan tindak kekerasan, namun hingga saat ini, Rahmat mengaku belum melakukan laporan secara resmi ke Aparat Kepolisian.


"Hanya sebatas pengaduan kepada RW, Tokmas dan Bhabinkamtibmas yang turut hadir memediasi permasalahan, semoga pihak kepolisian dapat segera menemukan dan menangkap pelaku tindak penganiayaan yang secara kemanusiaan cukup mengganggu," pungkas Ade.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Diduga Gegara Bonsai, Hair Stylist di Cibadak di Pukuli Diduga Gegara Bonsai, Hair Stylist di Cibadak di Pukuli Reviewed by Tatar Sukabumi on Sabtu, November 24, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads