Header AD

2 Pria Demo Kantor BPJS Sukabumi, Tolak Pasal 104 Perpres Nomor 82 Tahun 2018

2 orang Pendemo BPJS Sukabumi / Foto : Dian Syahputra Pasi (19/11/2018)


TatarSukabumi.ID - Angga Perwira dan Bachtiar Camsyah menggelar aksi protes didepan Gedung BPJS Sukabumi, aksi protes ini mendapat pengawalan ketat aparat Kepolisian Resor Sukabumi Kota, Senin [19/11/2018].


Kedua orang kakak beradik Angga dan Bachtiar sempat memberi tenggang waktu 5 menit agar Kepala BPJS Sukabumi hadir menemui mereka sebagai political will Kepala BPJS dalam menerima aspirasi masyarakat, namun selang beberapa saat akhirnya Kepala BPJS hadir dihadapan Angga dan Bachtiar.


"Saya mewakili masyarakat Sukabumi dan indonesia kita peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) setiap bulan sudah selayaknya menerima pelayanan layaknya manusia. Gaji Direktur BPJS ratusan juta, lebih besar dari gaji Presiden, tapi mengapa dari kinerja tidak sebanding lurus dengan pendapatan. Konon kabarnya (gaji) mencapai 300 juta sebulan," ungkap Angga Perwira dalam orasinya, Senin [19/11/2018].


BACA JUGA : 4 Fakta Ganjil Tewasnya Anak dan Ayah Asal Lahat di Cibadak


Dalam aksinya Angga memprotes Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2018 pasal 104 dan Pasal 108 yang dinilai kontraproduktif dan merugikan masyarakat serta dinilai upaya melemahkan pasal 16 dalam Perpres yang sama.


"Munculnya perpres nomor 82 tahun 2018 pasal 16 bayi baru lahir di cover oleh JKN BPJS selama 28 hari, namun hal ini dinilai kontraproduktif dengan pasal 104 menyatakan pasal 16 tersebut baru bisa dipakai menunggu 3 bulan setelah pasal tersebut diundangkan," ujar Angga.


BACA JUGA : P 21 Berkas Lengkap, Sopir Bus Maut Cikidang Segera Diadili


Target pemerintah sejak tahun 2015 adalah menurunkan angka kematian bayi yang baru lahir namun menurut data KPAI saat ini BPJS hanya bisa mencover 20% dari total angka kelahiran, beber Angga.


Menurut Angga, ruang komunikasi dan publikasi saat ini terhambat dengan aturan aturan baru BPJS yang berubah, untuk mendapat pelayanan yang maksimal, masyarakat kadang terkendala hanya untuk mengurus administrasi BPJS, "Ini adalah keprihatinan kepada rakyat kecil, padahal bayi bayi tidak bisa menunggu. Sebagai warga negara saya berhak untuk memperjuangkan ini semua," ujar Angga.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi

2 Pria Demo Kantor BPJS Sukabumi, Tolak Pasal 104 Perpres Nomor 82 Tahun 2018 2 Pria Demo Kantor BPJS Sukabumi, Tolak Pasal 104 Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Reviewed by Tatar Sukabumi on Senin, November 19, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads