Header AD

Unjuk Rasa Mahasiswa HMI Minta Kepala Dinas Pendidikan Mundur, Ini Tanggapan Sekda Kabupaten Sukabumi dan Ketua DPRD

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa HMI di Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/10/2018) TatarSukabumi.ID/Rapik Utama


TatarSukabumi.ID - Pasca Aksi unjuk rasa mahasiswa HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Sukabumi ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Rabu [17/10/2018] yang menuntut Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi mengalokasikan 20% APBD bagi guru honorer ditanggapi oleh Sekretaris Daerah kabupaten Sukabumi Iyos Somantri.


Selain tuntutan tersebut, kejelasan serta dugaan yang disampaikan HMI bahwa Dinas Pendidikan melakukan penyelewengan atas realisasi pengadaan buku pengayaan, refrensi dan panduan bidang pendidikan DAK 2017 sebesar 8,7 Milyar, Multimedia dan peralatan laboratorium komputer senilai 4,4 milyar dan media pendidikan sebesar 3,4 milyar, serta menuntut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi meletakkan jabatannya.


BACA JUGA : Kapolres Sukabumi Ungkap Tewasnya Warga Cianjur di Cibadak Dengan Usus Terburai


Sekretaris Daerah kabupaten Sukabumi Iyos Somantri yang dikonfirmasi TatarSukabumi.ID di aula Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jajaway Palabuhanratu, Kamis [18/10/2018], mengatakan bahwa hak tersebut sudah disampaikan pada pihak terkait.


"Isunya sudah disampaikan kepada para honorer Kategori Dua pada saat Dinas sosial, adapun kalau jabatan mundur adalah urusan preogratif Bupati," ucap Iyos Somantri.


"Bila ada dugaan penyelewengan cek dulu benar tidak, jangan sampai jadi fitnah," lanjut Sekda Kabupaten Sukabumi.


"Bila dengan honorer sudah menerima surat serta tidak ada masalah, itu saja tanggapan saya," ujar Iyos sebelum menghadiri rapat Paripurna.


BACA JUGA : Terkuak, Tabir Pembunuhan Sadis Warga Cianjur di Cibadak Akhirnya Terungkap


Masih ditempat yang sama Ketua DPRD kabupaten Sukabumi M. Agus Mulyadi menjelaskan tanggapannya.


"Pertama kita berikan apresiasi teman-teman mahasiswa HMI yang sudah melakukan unjuk rasa, terimakasih sudah memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pendidikan, tentu itu menjadi bahan koreksi bagi kita," ucap Agus Mulyadi.


"Hanya memang terkait kalau dugaan, tentu itu harus dibuktikan, saya sendiri belum menerima laporan lengkap," tutur Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.


"Lalu kaitan dengan guru honorer, saat ini Alhamdulillah pada HUT kabupaten Sukabumi sudah diberikan SK bagi guru honorer, mudah-mudahan besarannya bisa mendekati apa yang diinginkan oleh teman-teman, tetapi secara teknis harus dihitung sesuai kemampuan daerah," lanjut Agus.


BACA JUGA : Wanita Cantik Berkerudung Dilaporkan Hilang Secara Misterius di Cibadak Sukabumi


Mengenai peletakan jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Agus Mulyadi juga memberikan tanggapannya.


"Kadisdik mundur, semuanya tentu ada tahapannya, kalau nanti Pak Bupati melihat memang sudah tidak layak, sangat mungkin untuk diganti, tetapi semuanya harus dibuktikan dulu, pelanggaran dan ketidak mampuannya seperti apa, semuanya harus berdiri atas aturan," beber Agus Mulyadi.


"Artinya Pegawai Negeri bisa diangkat dan diberhentikan hanya semuanya harus berpegang pada aturan," jelas Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.


BACA JUGA : Gerombolan Ratusan Lumba Lumba Terpantau di Perairan Palabuhanratu Sukabumi


"Kita menunggu seperti apa sebetulnya kejelasan kasus-kasus yang dihadapi di Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi," Tandas Agus.

Reporter : Rapik Utama
Editor : Ardi Kusuma
(*)

Unjuk Rasa Mahasiswa HMI Minta Kepala Dinas Pendidikan Mundur, Ini Tanggapan Sekda Kabupaten Sukabumi dan Ketua DPRD Unjuk Rasa Mahasiswa HMI Minta Kepala Dinas Pendidikan Mundur, Ini Tanggapan Sekda Kabupaten Sukabumi dan Ketua DPRD Reviewed by Tatar Sukabumi on Kamis, Oktober 18, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads