Header AD

Telat Laporan Serapan Dana Desa, Dana Alokasi Umum Dipotong 10 Persen Setiap Bulannya

Bimtek Kepala Desa Kabupaten Sukabumi / Foto : Rapik Utama [30/10/2018]


TatarSukabumi.ID - DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Sukabumi melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) kepada 81 Kepala Desa dan Ladies dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Selasa [30/10/2018].


Hari ini merupakan hari kedua Bimtek yang sebelumnya dibuka oleh Bupati Sukabumi Marwan Hamami yang diselenggarakan di Hotel Sukabumi Indah Salabintana pada Senin kemarin (29/10).


BACA JUGA : Marwan Hamami : Tugas Pokok dan Pungsi Kepala Desa Harus Sesuai Dengan UU Nomor 6 tahun 2014


Disela pemberian materi oleh Kepala Bidang Anggaran DPPKAD (Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Sukabumi, H. Eli kepada TatarSukabumi.ID menjelaskan, "Tujuan dari bimtek ini salah satunya memberikan pemahaman tentang penyusunan APBDES (Anggaran Pendapatan Belanja Desa) yang lebih baik," ujar H. Eli, Selasa [30/10/2018].


Menurut H. Eli, Kepala Desa harus bisa melakukan pengelolaan keuangan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan pengelolaan keuangan desa, "Tentunya mereka akan melaksanakan pembangunan secara baik dan sempurna sesuai yang diharapkan Pemkab Sukabumi," tutur Eli.


BACA JUGA : Tujuan Wisata Kuliner dan Belanja Emak Emak di Dekranasda Cisaat Sukabumi


Regulasi saat ini terdapat pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 10 % setiap bulannya bila pemerintah desa terkendala lambatnya pelaporan dalam serapan dana desa.


Terkait hal ini, H Eli menjelaskan, hingga saat ini penangguhan anggaran yang berasal dari pusat belum dirasakan di wilayah Sukabumi, "Teman-teman kepala desa masih dapat melaksanakan pertanggung jawaban dengan baik dan sesuai waktu, selama ini memang kita wajib mengingatkan setiap saat, jadi jangan sampai kita ini lalai didalam hal memberikan peringatan terus menerus kepada mereka ,agar pelaksanaan pembangunan baik secara administratif serta realisasi pembangunan dibarengi pertanggung jawaban dalam pengelolaan keuangan desa bisa optimal," beber Eli.


BACA JUGA : Kenangan Kakak Penumpang Pesawat Lion Air JT-610 Asal Sukabumi


Sementara itu, salah satu peserta Bimtek, Ojang Sopandi, Kepala Desa Jambenenggang Kecamatan Kebonpedes, mengungkapkan, "Saya kira ini sangat luar biasa, memberikan semacam mereview lagi cara berpikir para kepala desa dalam rangka tata kelola keuangan di Kabupaten Sukabumi, tentunya dengan adanya bintek telah dijelaskan bagaimana tahapan prosedur tentang anggaran, itu cukup bagus agar mencegah tidak terjadinya penyalahgunaan anggaran tingkat Desa,
Karena hari ini isu-isu luar biasa," ujar Ojang.


"Pelaporan kegiatan desa yang sudah dilaksanakan harus bagus , bagaimana mereka akan berikan lagi bantuan keuangan manakala pelaporannya belum selesai. Diperlukan sinergitas antara desa dan kabupaten harus satu pemikiran bagaimana menyinergikan antara  program kabupaten dan desa," bebernya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Telat Laporan Serapan Dana Desa, Dana Alokasi Umum Dipotong 10 Persen Setiap Bulannya Telat Laporan Serapan Dana Desa, Dana Alokasi Umum Dipotong 10 Persen Setiap Bulannya Reviewed by TatarSukabumi.ID on Selasa, Oktober 30, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads