Header AD

Pembatasan Jam Operasional Truk dan Mobil Besar Terkendala, Dishub Siap Lakukan Kaji Ulang dan Penyempurnaan

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Thendy Hendrayana - Foto : Rapik Utama (12/10/2018)


TatarSukabumi.ID - Sambut Hari Perhubungan Nasional ke-47 tingkat Kabupaten Sukabumi bertajuk Guyub rukun untuk mewujudkan konektivitas dan keselamatan transportasi yang lebih baik dilangsungkan di halaman kantor Dishub Jalan Cikembang - Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jum'at [12/10/2018].


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Thendy Hendrayana saat ditemui TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Evaluasi pertama kita meningkatkan kwalitas dan kapasitas anggota Dishub melalui pelatihan dan seminar termasuk juga menjalin kerjasama dengan instansi pengaman lain seperti unsur Kepolisian dan sebagainya,.agar kita berkolaborasi dalam amankan jalur lalu lintas termasuk juga mengamankan pelayanan masyarakat terhadap semua modal di Sukabumi," papar Kadishub, Jum'at [12/10/2018].


BACA JUGA : Iyos Somantri  Soroti dan Perintahkan Kasat Pol PP Turun ke Sungai Citatih Cibadak yang Keruh Kecoklatan


Saat dikonfirmasi terkait operasional angkutan pasir dan AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) yang membandel beroperasi di jam yang telah dilarang, Kadishub angkat bicara, "Kita sebetulnya punya Perda nomor 17 tahun 2013, semua orang tahu itu membatasi jam operasional angkutan pasir, AMDK dan sebagainya, mulai dari pukul 05.00- 10.00 tidak boleh beroperasi, jam 10.00-16.00 boleh beroperasi dan Jam 16.00 - 19.00 dilarang beroperasi, maksudnya agar pada jam sibuk keluar pabrik dan sekolah , mereka tidak beroperasi itu sifatnya kepada angkutan dari dalam daerah," ujar Thendy Hendrayana.


Thendy mengungkapkan kendala yang saat ini terjadi dilapangan, Dishub merasa kesulitan dengan kendaraan dari luar yang melintas di Kabupaten Sukabumi.


"Akan menjadi sebuah kesulitan ketika yang diaturnya jalan nasional, dimana kabupaten Bogor dan Cianjur tidak miliki aturan yang sama (Perda nomor 17 tahun 2013), tidak mungkin harus kita stop diperbatasan, malah akan menimbulkan kemacetan baru, karena bukan satu dua buah kendaraan, sehingga dulu kita semangat membuat Perda untuk membatasi pengangkutan pasir Cimangkok dan AMDK," ujar Thendy.


BACA JUGA : Dari 381 Desa Hanya 60 Desa se-Kabupaten Sukabumi yang Memiliki Website Desa


Akan kendala tersebut, Pihaknya akan mencoba melakukan penyempurnaan, "Kita akan sempurnakan diperbaiki lagi, karena memang sudah waktunya dari tahun 2013 sekarang sudah 2018, mungkin perkembangan dilapangan sudah tidak sesuai lagi, kajian akan lebih menitik beratkan kepada arah kepada pelayanan masyarakat dan utamakan keselamatan, tidak kepada peningkatan pendapatan asli daerah." pungkasnya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Pembatasan Jam Operasional Truk dan Mobil Besar Terkendala, Dishub Siap Lakukan Kaji Ulang dan Penyempurnaan Pembatasan Jam Operasional Truk dan Mobil Besar Terkendala, Dishub Siap Lakukan Kaji Ulang dan Penyempurnaan Reviewed by Tatar Sukabumi on Sabtu, Oktober 13, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads