Header AD

Kebun dan Sawah Rusak di Sukabumi Tertinggal Bekas Cakaran dan Jejak Kaki Babi Hutan

Hama Babi Hutan rusak sawah warga / Foto : Asep M-Rhe [27/10/2018]


TatarSukabumi.ID - Kawanan Babi Hutan serang perkebunan dan sawah warga di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat.


Dari beberapa areal persawahan dan kebun warga yang rusak ditemukan bekas kaki yang diduga kuat merupakan jejak hama Babi Hutan.


Akibat peristiwa ini beberapa lahan milik warga rusak diamuk hama babi hutan hingga membuat warga sekitar resah dan ketakutan.


BACA JUGA : Wahana Papalidan River Tubing Sepanjang 200 Meter di Sukabumi


Supriyatna (40) warga Kampung Sawah Desa Cipeuteuy Kecamatan Kabandungan Kepada TatarSukabumi.ID membenarkan serangan kawanan Babi Hutan yang memporak porandakan kebun dan sawah warga, "Gerombolan babi hutan dua minggu terakhir menghantui warga, babi hutan merusak lahan persawahan warga dimana saat ini sedang memasuki musim panen, bekas jejak babi hutan disetiap lokasi yang rusak diperkirakan jumlahnya cukup banyak," ujar Priyatna, Sabtu (27/10/2018).


Babi Hutan merusak areal persawahan yang siap panen bekas cakaran dan kaki Babi hutan di sejumlah tempat tertinggal membuat geram warga, "Babi hutan tidak hanya memakan buah padi yang sudah siap panen, tapi juga merusak lahan sawah dan pematang sawah, mereka mencari cacing makanannya," jelas Priyatna.


BACA JUGA : Digadang - gadang Bunga Bangkai, Bidan Asal Palabuhanratu Angkat Bicara

Hama Babi Hutan rusak sawah warga / Foto : Asep M-Rhe [27/10/2018]

Menurut Priyatna, serangan Babi hutan karena lokasi lahan warga berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) serta perkebunan kayu Jati (Jabon) yang diduga tempat populasi kawanan Babi Hutan, "Populasi babi sendiri memang cukup tinggi, bisa jadi perkebunan kayu Jabon yang semak belukar itu jadikan tempat berkembang biak babi," imbuh Priyatna.


Untuk meminimalisir amukan babi hutan ini warga harus ekstra waktu untuk melakukan penjagaan kebun dan sawahnya, "warga terpaksa bermalam di kebun dan sawah untuk berjaga-jaga dan mengusir babi hutan," pungkasnya.


BACA JUGA : Jembatan Penghubung 2 Kawasan Wisata di Sukabumi Rusak Parah


Sementara itu, Odang (45) warga Kampung Leuwi Waluh Desa Cipeuteuy mengaku mengalami kerugian panen akibat hama Babi Hutan dan hal inipun dialami 4 warga lain yang memiliki lahan berdekatan dengan lahan miliknya, "Sama, tetangga lahan saya juga mengalami gangguan dari amukan babi hutan, kejadian ini yang terparah dibanding musim musim sebelumnya," ujar Odang.


"Kami berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi untuk meminimalisir hama babi hutan sehingga masyarakat di sini tidak terus mengalami kerugian," harapnya.(*)


Reporter : Asep M-Rhe
Editor : Dian Syahputra Pasi

Kebun dan Sawah Rusak di Sukabumi Tertinggal Bekas Cakaran dan Jejak Kaki Babi Hutan Kebun dan Sawah Rusak di Sukabumi Tertinggal Bekas Cakaran dan Jejak Kaki Babi Hutan Reviewed by Tatar Sukabumi on Sabtu, Oktober 27, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads