Header AD

Tidak Dapat Pengakuan Status, Tenaga Honorer Kategori 2 Sukabumi Ancam Mogok Ngajar

Guru Honorer ancam aksi mogok ngajar (17/9/2018) - Rapik Utama


TatarSukabumi.ID - Forum honorer kategori 2 Kabupaten Sukabumi Menolak Rekrutmen CPNS Umum (Calon Pegawai Negeri Sipil) di Kabupaten Sukabumi sebelum nasib tenaga honorer kabupaten Sukabumi dituntaskan.


Ketua Forum Honorer Kategori 2 Sukabumi Kamaludin Supandi, dalam acara dialog bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi yang juga dihadiri wakil ketua PGRI Provinsi Jawa barat Endang Djakatela, kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Tujuan kami saat ini adalah karena mendengar dari media sosial saat ini gencar akan diadakan test CPNS secara umum, makanya kami selaku kategori 2 jujur saat ini Kami bersama rekan-rekan sangat terpukul, karena usia kami lanjut sudah dari 35 tahun keatas. Artinya dalam test CPNS tidak bisa ikut serta, sedangkan pengabdian kami sudah sekian lama sejak 1 Januari 2005," beber Kamaludin Supandi yang saat ini menjadi guru honorer di SDN Buni Wangi Kecamatan Kalibunder.


BACA JUGA : Guru Honorer Sukabumi Ancam Demo Mogok Mengajar, Maman Abdurahman : Janganlah Secara Sepihak Memutuskan Untuk Mogok Mengajar


Lebih lanjut Kamaludin Sopandi menyatakan jika Forum Honorer K2 akan menunggu keputusan hasil kesepakatan, "Sebetulnya banyak rekan-rekan kecamatan sudah bergerak, Kalau bicara jeda waktu, sebetulnya Kami ada batasan-batasan kalau memang hal ini terjadi rekrutmen CPNS tidak akan menunggu sampai dengan tanggal 19 September, Karena sesuai dengan surat edaran bahwa rekrutmen akan dimulai bilamana hal itu tetap terjadi, terpaksa kami akan terjun kejalan atau mogok mengajar sesuai dengan instruksi warning dari pengurus PGRI Provinsi Jawa barat," ancamnya.

BACA JUGA : Guru Honorer se-Sukabumi Mogok Tolak Rekrutmen CPNS 2018 


Reperensi hasil pertemuan dari Wakil PD 1 PGRI Provinsi Jabar akhirnya menyetujui rencana aksi mogok mengajar massal di Kabupaten Sukabumi, dengan beberapa pertimbangan diantaranya apabila langkah Pengurus  Daerah (PD 1) PGRI Provinsi se Indonesia tidak ditanggapi oleh Pemerintah Pusat dalam waktu yang telah ditentukan.


Bila Aksi Mogok Massal terjadi, maka peserta aksi tetap mengutamakan Aksi Rasional, Proporsional, Profesional, Faktual, dan Menggugah agar harapan tercapai yakni Revisi UU ASN dan Kebijakan Pemerintah.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Tidak Dapat Pengakuan Status, Tenaga Honorer Kategori 2 Sukabumi Ancam Mogok Ngajar Tidak Dapat Pengakuan Status, Tenaga Honorer Kategori 2 Sukabumi Ancam Mogok Ngajar Reviewed by Tatar Sukabumi on Senin, September 17, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads