Header AD

Pasca Tanggap Darurat Lombok Dicabut Pemerintah, Non Goverment Organization Gerak Bareng Comunity

TatarSukabumi.ID - Pasca tanggap darurat bencana gempa beberapa pekan lalu, Posko Carnogonesia IPCN (Ikatan Pengusaha Cargo Nusantara) ramai dikunjungi relawan dari peduli Bencana Gempa Bumi Lombok dari berbagai komunitas.


Sekira 50 relawan dari berbagai daerah tergabung dengan komunitas Oleh Gerak Bareng Community dan Non Goverment Organization (NGO) duduk bareng serta bertukar pikiran dan mencari sebuah formula yang tepat pasca dicabutnya Fase Tanggap Darurat oleh pemerintah.


BACA JUGA : Sukabumi dan Beberapa Daerah di Jawa Barat Terancam Mati Lampu


Andri kurniawan yang kerap disapa Om Zenans (39) salah seorang relawan asal Sukabumi yang saat ini berada di Lombok Utara, kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Saya hanya bagian kecil dari pergerakan ini, dan ini yang kedua kalinya saya brangkat ke lombok dan bergabung dengan Gerak Bareng Comunity,  di sini saya melihat dan merasakan bagaimana totalitas gerak bareng dalam mengayomi permasalahan bencana di lombok. Saya bersyukur sekali dengan adanya duduk serta sujud bareng ini adalah sebuah langkah yang tepat untuk membantu memulihkan lombok dengan segera," ujar Om Zenans, Rabu [4/9/2018].


Hal senada diungkap Arif perwakilan Alumni Kampus Umar Usman,  mengungkapkan, "Pasca fase dicabutnya tanggap darurat, masyarakat masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan pokok begitu juga hunian tempat tinggal, bahkan masih banyak masyarakat yang mengaku belum tersentuh bantuan dari para relawan, “ujar Arif.


BACA JUGA : Penambang Emas Liar Jarah Taman Nasional Gunung Halimun Salak


Sementara itu, Iman Surahman mengatakan “semangat Fastabikul Khairat harus di jaga jangan sampai merusak niat dan cara Kita membangun Lombok bukan dengan menunjukan ego kita sebagai lembaga, tapi lebih kepada kemampuan kita bersinergi dengan banyak pihak guna membawa ke maslahatan yang lebih banyak.” ujar Iman.


Zaki, selaku Komando Gerak Bareng mengungkapkan, "Insya allah duduk bareng ini akan di lakukan juga disini (Lombok) bersama dengan relawan lokal dan lainnnya. Karena dengan bersinergi antara komunitas atau lembaga dengan yang lain, proses recovery pasca tanggap darurat akan jauh lebih cepat dan lebih mudah," Tandas Zaki yang sebelumnya juga melakukan kegiatan yang sama di Sukabumi terkait pembangunan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni). (*)


Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi

Pasca Tanggap Darurat Lombok Dicabut Pemerintah, Non Goverment Organization Gerak Bareng Comunity Pasca Tanggap Darurat Lombok Dicabut Pemerintah, Non Goverment Organization Gerak Bareng Comunity Reviewed by Tatar Sukabumi on Kamis, September 06, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads