Header AD

Meski Tidak Tuntut Jadi PNS, Guru Honorer Kabandungan Sukabumi Tetap Mogok Ngajar

Siswa Siswi SD beri dukungan Guru Honorer perjuangkan kehidupan layak (24/9/2018) - Foto : Asep M-Rhe


TatarSukabumi.ID - Aksi solidaritas mendukung perjuangan Guru Honorer ditingkat Kabupaten, Provinsi maupun tingkat Nasional dalam memperjuangkan hak menuntut kelayakan dan kesejahteraan, Guru Honorer se-Kecamatan Kabandungan melakukan aksi mogok mengajar selama dua hari hingga besok, Senin - Selasa (25-25/9/2018).


Deni Mahendra Guru Honorer di SDN Pajagan mengatakan, "Guru honorer di kecamatan Kabandungan mereka tidak menuntut harus menjadi PNS namun hanya menginginkan sedikit diperhatikan, kelayakan dan kesejahteraannya oleh Pemerintah," tutur Deni saat dikonfirmasi TatarSukabumi.ID, Senin (24/9/2018).


BACA JUGA : Inilah 22 Kecamatan di Sukabumi Yang Telah Melakukan Mogok Ngajar


Deni menjelaskan, selama 10 tahun mengajar, dirinya hanya mendapat tunjangan sebesar 500 ribu rupiah per bulannya, dengan sistem pembayaran setiap 3 bulan sekali, sementara besaran gaji Guru honorer di ukur dari lama bakti mengajar yang didanai oleh dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang cair per-tiga bulan sekali.


Dalam aksi mogok mengajar ini Guru Honorer menuntut kehidupan layak sebagai guru yang mengabdikan diri untuk kemajuan dan kecerdasan anak-anak bangsa, "Tanpa diangkat menjadi Pegawai Negri Sipil (PNS) guru honor bisa mendapatkan tunjangan kesehatan, honor yang layak minimalnya sepadan dengan UMK Kabupaten, merasa di hargai, dan adanya pengakuan dari Dinas," imbuh Deni.


BACA JUGA : Jelang Pertemuan Guru Honorer dengan Pemkab Sukabumi 25 September Mendatang, Adjo Sardjono Angkat Bicara


Dari pantauan TatarSukabumi.ID, aksi mogok mengajar tidak hanya dilakukan Guru Honorer di Kecamatan Kabandungan, beberapa wilayah lainnya bahkan telah melakukan aksi serupa sejak tanggal 20 September lalu.


Sejak aksi mogok mengajar dilakukan, beberapa foto sempat menjadi gunjingan di media sosial terkait dampak kepada siswa yang kekurangan pengajar, serta dukungan pelajar yang membawa spanduk mendukung aksi Guru Honorer dalam memperjuangkan hak mendapat kehidupan yang layak. (*)

Reporter : Asep M-Rhe
Editor : Dian Syahputra Pasi

Meski Tidak Tuntut Jadi PNS, Guru Honorer Kabandungan Sukabumi Tetap Mogok Ngajar Meski Tidak Tuntut Jadi PNS, Guru Honorer Kabandungan Sukabumi Tetap Mogok Ngajar Reviewed by Tatar Sukabumi on Senin, September 24, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads