Header AD

Jelang Pertemuan Guru Honorer dengan Pemkab Sukabumi 25 September Mendatang, Adjo Sardjono Angkat Bicara

Ribuan Guru Honorer gelar aksi massa di Lapangan Korpri Cisaat Sukabumi - Foto : Rapik Utama/TatarSukabumi.ID


TatarSukabumi.ID - Aksi Mogok Ngajar masih terus dilakukan Guru Honorer di Kabupaten Sukabumi hingga batas Tanggal 25 September mendatang.


Rencananya Guru Honorer akan melakukan pertemuan dengan Bupati Sukabumi pada 25 September mendatang untuk membahas permasalahan serta solusi dari aspirasi permohonan Guru Honorer Kabupaten Sukabumi.


BACA JUGA : Inilah 22 Kecamatan di Sukabumi Yang Telah Melakukan Mogok Ngajar


Saat dikonfirmasi terkait perkembangan keputusan jelang pertemuan dengan perwakilan Guru Honorer, Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono mengungkapkan, "Sebetulnya kita dari dulu komitmen, konsisten bahwa Pemda mendukung pengangkatan tenaga honorer khususnya honorer kategori 2 . Dari dulu sudah kita usulkan semua bisa diangkat secara bertahap dengan pertimbangan yang lebih tua, lama masa kerja itu yang diangkat duluan," jelas Wabup saat ditemui TatarSukabumi.ID di Gedung Joeang 45 disela acara sertijab Walikota Sukabumi, Jumat [21/9/2018].


Ribuan Guru Honorer gelar aksi massa di Lapangan Korpri Cisaat Sukabumi - Foto : Rapik Utama/TatarSukabumi.ID


Namun permasalahan yang dihadapi saat ini adalah regulasi dari pemerintahan pusat, "Tapikan hasil olahan pusat keluarnya keputusan Permenpan No 36 tahun 2018 untuk tenaga honorer Kategori 2 yang bisa ikut seleksi sekarang sampai usia 35 tahun," ungkap Adjo.


BACA JUGA : Lagi - lagi 4 Pelajar SMK Diamankan Bawa Sajam dan Rantai di Sukabumi


Terkait persiapan jelang pertemuan pada 25 September mendatang Wabup menjelaskan, "Ini hanya menyampaikan aspirasi saja, termasuk harapan surat penugasan atau pengakuan mereka cukup dari Kepala Dinas Pendidikan, dan sebetulnya dengan didata oleh menpan itu kategori 2 berarti sudah ada daftarnya, dan daftar itu dulu juga ditandatangani oleh Bupati," ungkap Adjo.


Lebih lanjut mantan Sekda Kabupaten Sukabumi membeberkan, "Kalau SK memang tidak mengeluarkan, karena kita terbentur adanya peraturan yang menegaskan dilarang mengangkat tenaga honorer atau sejenisnya, tapi surat penugasan ada dari kepala sekolah, kalau mau diperkuat oleh kepala dinas pendidikan saja," beber Adjo Sardjono.


"Kita mendukung dan wajar kalau mereka sekarang bereaksi karena harapannya belum tercapai, kemudian payung hukum untuk membayar honorer juga tidak ada," pungkas Wabup.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Jelang Pertemuan Guru Honorer dengan Pemkab Sukabumi 25 September Mendatang, Adjo Sardjono Angkat Bicara Jelang Pertemuan Guru Honorer dengan Pemkab Sukabumi 25 September Mendatang, Adjo Sardjono Angkat Bicara Reviewed by Tatar Sukabumi on Sabtu, September 22, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads