Header AD

Guru Ngaji Huni Gubuk Beratap Jerami Beralaskan Tanah di Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Nasib miris dialami Ade Jaenudin (48) warga Kampung Babakan Sirna RT 04/RW 04 Desa Tenjojaya Kecamatan Cibadak kabupaten Sukabumi Jawa Barat.


Ade Jaenudin yang kesehariannya bekerja sebagai kuli rongsokan yang juga merupakan guru ngaji terpaksa hidup menghuni bangunan gubuk dengan luas 2 meter dan panjang 5 meter dilahan eks HGU PT Tenjojaya Cibadak.


BACA JUGA : Api Hanguskan Rumah di Sukabumi, Bayi Jadi Korban


Dari pantauan TatarSukabumi.ID bangunan terpencil yang cukup jauh dari warga hanya beratapkan jerami dengan dinding bilik bambu dan beralaskan tanah dihuni oleh 3 jiwa keluarga Ade Jaenudin.


Disekitar bangunan gubuk tidak nampak sumur maupun sanitasi air bersih, Ade terpaksa harus mengambil air bersih untuk keperluan keluarga dari Sungai yang berjarak 500 meter dari gubuk yang ditempatinya.


BACA JUGA : TKW Sukabumi Dikasari di Malaysia, Keluarga Tunggu Proses Pemulangan


"Ade terpaksa hidup dilahan ini karena tidak memiliki rumah dengan garapan lahan berkebun pisang dan kebun singkong seadanya," ujar Didin Saefudin (73) tetangga Ade Jaenudin saat ditemui TatarSukabumi.ID, Selasa [4/9/2018].


"Ade tinggal sekitar setahun belakangan ini menggarap lahan eks PT Tenjojaya sekitar 400 meter," terang didin.


"Kasihan kalau malam hari tinggal di bukit yang jauh dari tetangga dengan kondisi yang memprihatinkan semoga pemerintah bisa memberi bantuan," pungkasnya.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi

Guru Ngaji Huni Gubuk Beratap Jerami Beralaskan Tanah di Sukabumi Guru Ngaji Huni Gubuk Beratap Jerami Beralaskan Tanah di Sukabumi Reviewed by Tatar Sukabumi on Selasa, September 04, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads