Header AD

Diduga Kernet Bus Maut Cikidang Melarikan Diri dan Menolak Ditolong Warga

Korban kecelakaan maut Bus Pariwisata di Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat (8/9/2018) - Isep Panji.
TatarSukabumi.ID - Hari ini kecelakaan maut terjadi di Cikidang, Kabupaten Sukabumi menewaskan 21 orang serta sejumlah korban luka berat lainnya.

Bus Pariwisata yang membawa rombongan Gathering Dealer / Showroom dengan Nomor Polisi B 7025 GSA terjun ke jurang sedalam 25-30 Meter di tikungan leter S, kampung Pajagan, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Bus Pariwisata yang alami kejadian naas hingga menelan puluhan korban tersebut merupakan Bus Rombongan ke-4.

BACA JUGA : Fakta di Balik Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Cikidang yang Tewaskan 23 Orang 

3 Bus Rombongan yang lain telah sampai di Lokasi Arung Jeram di Kawasan Jalur Cikidang - Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terlebih dahulu.

Namun, Bus Pariwisata ke 4 ini diduga mengalami kendala sebelumnya sehingga tertinggal dari rombongan.

Selain itu, kecelakaan digadang-gadang akibat sopir yang tidak mengerti dan mengenal medan Jalan Cikidang - Palabuhanratu.

BACA JUGA : Kecelakaan Bus Pariwisata di Cikidang Tewaskan Puluhan Orang

Beberapa saat usai peristiwa tersebut, Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi langsung menuju lokasi TKP untuk kemudian menjalankan olah TKP.

Meski begitu, Kapolres belum bisa menjelaskan dan menetapkan tersangka dalam kejadian tersebut.

Ditambah lagi ada temuan korban meninggal yang berdekatan dengan stir Bus Pariwisata tersebut.

"Kita masih menganalisa siapa supir bus tersebut, apakah supir bus tersebut adalah bagian dari korban yang meninggal dunia atau korban yang selamat," tutur AKBP Nasriadi.

"Tetapi tadi dari hasil evakuasi ada kita mendapatkan sesosok mayat yang posisinya berdekatan dengan stir atau posisinya di depan, apakah yang bersangkutan adalah supir bus atau bukan, sambil kita juga menyambung informasi kepada si pemilik atau perusahaan bus tersebut yaitu bus Trans Jakarta Wisata Transport," tegas Kapolres Sukabumi.



Namun, beberapa jam usai kejadian, kemudian beredar kembali video yang memperlihatkan sesosok pria tengah menjauhi lokasi kejadian kecelakaan.

Seorang pria yang diduga sebagai kernet Bus Pariwisata yang alami kecelakaan maut di Cikidang, Sukabumi (8/9/2018) Istimewa
Dengan berdarah-darah pria dengan tato di sebelah bahu kirinya tengah mencoba untuk menjauhi tempat Bus Pariwisata ringsek.

Saat warga sekitar mencoba untuk membantu, pria tersebut malah terus menuju arah menjauh.

BACA JUGA : Fakta di Balik Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Cikidang yang Tewaskan 23 Orang

Hal itu diucapkan oleh Otoy (38) yang dikonfirmasi oleh TatarSukabumi.ID di lokasi, Sabtu (8/9/2018).

"Kurang tahu kalo melarikan diri, mungkin dia cari pertolongan karena dia luka," ucap Otoy.

Warga yang mencoba membantu namun di tolak oleh pria tersebut kemudian meninggalkannya untuk membantu korban lain yang berada di Bus Pariwisata yang ringsek.

BACA JUGA : Mobil Pengangkut Alat Berat Masih Melintang di Tengah Jalan Loji dan Belum di Evakuasi
Otoy (38) menjelaskan melihat sosok pria yang diduga adalah Kernet Bus Pariwisata yang alami kecelakaan di Cikidang, Sukabumi (8/9/2018) - Isep Panji

"Soalnya dia kebawah terus, enggak mau di tolong, kita langsung tolong yang di dalam mobil," lanjut Otoy.


Informasi yang didapatkan TatarSukabumi.ID saat ini Kepolisian Polres Sukabumi tengah melakukan pengejaran terhadap sosok tersebut yang diduga kernet Bus Pariwisata yang alami kecelakaan di Cikidang yang diduga melarikan diri.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada rilis resmi yang menjelaskan hal tersebut secara rinci terkait dengan status kernet tersebut.

BACA JUGA : Fakta di Balik Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Cikidang yang Tewaskan 23 Orang  

Reporter : Isep Panji
Editor : Ardi Kusuma



(*)
Diduga Kernet Bus Maut Cikidang Melarikan Diri dan Menolak Ditolong Warga Diduga Kernet Bus Maut Cikidang Melarikan Diri dan Menolak Ditolong Warga Reviewed by Tatar Sukabumi on Sabtu, September 08, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads