Header AD

Aksi Mogok Ngajar Guru Honorer Sukabumi Berakhir, Inilah Kesepakatannya

Iyos Soemantri bersama Guru Honorer Kabupaten Sukabumi (25/9/2018) - Foto : Rapik Utama/TatarSukabumi.ID


TatarSukabumi.ID -  Tuntutan ribuan Guru Honorer Kabupaten Sukabumi setelah menempuh aksi massa hingga aksi mogok mengajar akhirnya mendapat keputusan final.


Mediasi dan Audiensi lanjutan antara tenaga pendidik honorer yang tergabung dari FPHI (Front Pembela Honorer Indonesia) bersama unsur pemerintah Kabupaten Sukabumi digelar di Gedung Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi, Selasa [25/9/2018].


Setelah melakukan mediasi yang cukup alot, akhirnya kedua belah pihak mencapai kata sepakat.


BACA JUGA : Guru Honorer Sukabumi Minta SK Bupati Sebagai Harga Mati


Hasil mediasi yang diwakili oleh 10 perwakilan Guru Honorer disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Iyos Soemantri dihadapan seluruh Guru Honorer didepan Gedung Dinas Sosial Cisaat.


"Dulur-dulur, teman-teman seperjuangan yang saya hormati, saya atas nama pemerintah daerah mewakili pimpinan Bupati Sukabumi memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT bahwa kami dengan teman-teman dari Perangkat Daerah telah menyepakati beberapa hal dalam mediasi. Untuk surat penugasan, Alhamdulillah sebelumnya dinas pendidikan sudah melakukan upaya dari jauh-jauh hari, dan Insha'Allah Pemerintah daerah berdasarkan Permendikbud nomor 1 akan memberikan surat penugasan dan petikan paling lambat mudah-mudahan tanggal 3 Oktober bisa disampaikan secara simbolis saat hari jadi kabupaten Sukabumi, pada saat Sukabumi Award akan kami berikan kepada perwakilan teman-teman honorer semuanya yaitu Petikan surat penugasan dari pemerintah daerah kabupaten Sukabumi," beber Iyos Somantri, Selasa [25/9/2018].


BACA JUGA : Kasus Asusila 12 Bocah dibawah Umur di Sukabumi, Tersangka Mengidap Psicho Agresif


Hal lainnya yang disepakati dalam mediasi, menurut Sekda Iyos Soemantri, terkait harapan peningkatan kesejahteraan guru honorer, Pihaknya sebagai pemerintahan daerah akan menjalin komunikasi dengan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, "Akan dibahas pada saat penyusunan APBD 2019, kita semuanya Pemerintah Daerah ada Political well untuk menaikkan pendapatan meskipun besarannya belum terlihat, tetapi paling tidak kita berkeinganan untuk meningkatkan pendapatan yang bapak ibu sekarang terima," ungkap Iyos Soemantri.


Mediasi Guru Honorer bersama jajaran Pemerintahan Kabupaten Sukabumi (25/9/2018) - Foto : Rapik Utama/TatarSukabumi.ID


Hal yang sama juga diungkap Sekda terkait Perlindungan Kesehatan Guru Honorer, "Sama akan kita bahas dengan yang terhormat anggota DPRD kabupaten Sukabumi, dan kalau bapak ibu punya teman bisa sounding ke teman-teman di DPRD , agar sama-sama mengawal supaya bapak ibu semuanya bisa terjamin dari sisi kesehatan," janji Iyos.


BACA JUGA : Sejarah Kelam Persepakbolaan Indonesia, Suporter Tewas di Gelora Bandung Lautan Api


Guru Honorer menyambut hasil kesepakatan mediasi dengan bersujud diarea parkir Gedung Dinsos, dari pantauan TatarSukabumi.ID seluruh guru honorer merasa puas dengan hasil mediasi ini.


Dengan kesepakatan mediasi maka terhitung hari ini, maka aksi mogok mengajar Guru Honorer Kabupaten Sukabumi dicabut, kegiatan belajar mengajar kembali akan dilakukan seperti biasa mulai besok Rabu (26/9/2018).(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Aksi Mogok Ngajar Guru Honorer Sukabumi Berakhir, Inilah Kesepakatannya Aksi Mogok Ngajar Guru Honorer Sukabumi Berakhir, Inilah Kesepakatannya Reviewed by Tatar Sukabumi on Selasa, September 25, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads