Header AD

Tidak Punya Jembatan, Pelajar di Sukabumi Terpaksa Naik Rakit Atau Berputar Arah Sejauh 30 KM

TatarSukabumi.ID - Miris, agar bisa Sekolah Pelajar 2 Desa terpaksa harus melintasi sungai, dengan hanya menggunakan sebuah rakit yang terbuat dari bambu di Kabupaten Sukabumi.


Dari pantauan TatarSukabumi.ID pemandangan ini terjadi setiap pagi di Desa Neglasari Kecamatan Purabaya dan Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran.


BACA JUGA : 2 Desa Perbatasan 2 Kecamatan di Sukabumi Butuh Jembatan


Tidak hanya pelajar, warga melakukan aktifitas membawa hasil Pertanian, maupun mendatangi Pasilitas Kesehatan menggunakan akses sebuah rakit sebagai sarana untuk melintasi Sungai Cikaso setiap harinya.



Bisa dibayangkan apabila air Sungai Cikaso meluap, hal ini bisa mengancam keselamatan bahkan jika warga yang melintas diatas Sungai.


BACA JUGA : 5 Bulan Rusak, Jembatan Gantung di Sukabumi Terabaikan


Kepala Desa Neglasari, Lili Rahman kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "lihat saja kegiatan mereka, warga serta anak sekolah bisa melintas, menyebrangi sungai dengan menggunakan rakit, karena Sekarang musim kemarau airnya kecil, jadi aman untuk dilintasi pakai rakit, tapi kalau musim hujan airnya besar meluap, bisa lebih tinggi lima meter dari sekarang, jadi takut juga membahayakan warga," ungkap Kepala Desa Neglasari Lili Rahman. Selasa [28/08/18].



Kepala Desa menjelaskan, jika musim hujan warga dan Pelajar harus berjalan memutar arah menggunakan akses jalan lain yang berjarak cukup jauh sekira 30 KM, "kalau tidak mau putar arah terpaksa anak sekolah libur saja dari pada nyawa mereka terancam," ujar Lili Rahman.


BACA JUGA : Kakak Beradik Terlibat Kecelakaan Maut di Kadulawang Sukabumi


"Makanya saya berharap sekali kepada intansi terkait untuk membanggunan jembatan penghubung 2 desa dan 2 kecamatan antara Desa Neglasari Kecamatan Purabaya dan Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dan sarana pendidikan serta kesehatan" harap Kepala Desa.


Sementara itu, salah seorang warga yang enggan ditulis namanya mengungkapkan "Ironis pemerintah melakukan pembangunan jalan dimana - mana, namun masih ada beberapa daerah yang belum bisa menikmati sarana insfratuktur jalan serta jembatan, salah satunya di Desa Kami," ungkapnya.(*)


Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi

Tidak Punya Jembatan, Pelajar di Sukabumi Terpaksa Naik Rakit Atau Berputar Arah Sejauh 30 KM Tidak Punya Jembatan, Pelajar di Sukabumi Terpaksa Naik Rakit Atau Berputar Arah Sejauh 30 KM Reviewed by Tatar Sukabumi on Rabu, Agustus 29, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads