Header AD

Aksi Spontan, Karyawan Outshourching PT Semen Jawa SCG Gelar Aksi


TatarSukabumi.ID - Buruh Outshourcing PT Nadira Kencana Persada (NKP) salah satu Perusahaan rekanan PT Semen Jawa SCG menggelar aksi spontan, pada pukul 15.00 WIB sore tadi, Kamis [31/5/2018].

Ketua Pengurus Komisariat Federasi Kehutanan Industri Umum Perkayuan Pertanian dan Perkebunan, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (F-Hukatan KSBSI) Eri Warnos (30) buruh dari perusahaan PT Nadira Kencana Persada (NKP) mengungkapkan, "Kami tidak mau bekerja tanpa adanya perlindungan jaminan sosial, permasalahan ini hal klasik yang sudah mereka bahas mungkin puluhan kali dan selalu mentah di meja orang Thailand," ujar Eri Warnos Karyawan Outsourching warga Desa Sirna Resmi Kecamatan Gunungguruh - Sukabumi, Kamis [31/5/2018].

BACA JUGA : Pemda Kabupaten Sukabumi Seolah Abaikan Keputusan Mahkamah Konstitusi Terkait PT SCG

Menurut Eri Warnos, persoalan antara PT SCG dengan Perusahaan rekanannya PT Nadira Kencana Persada berimbas kepada buruh Outshourcing, "Saya contohkan beberapa bulan yang lalu ada anggota kami yang mengalami kecelakaan kerja hingga disarankan untuk dilakukan operasi, tapi pihak BPJS Ketenagakerjaan menolak menanggung biaya karena perusahaan menunggak," ujar Eri.

Menurut Eri, Perusahaan rekanan tidak segera melunasi disebabkan setiap bulan mengaku mendapat potongan oleh pihak semen Jawa dengan alasan kelebihan pembayaran.

"Makanya kami rencananya Minggu depan akan aksi ke kantor imigrasi meminta agar salah seorang pekerja asal Thailand untuk dideportasi, dan meminta PT Semen Jawa menyetop pemotongan- pemotongan yang dianggap cacat hukum," tukas Ari.

BACA JUGA : Kerap Macet di Depan PT SCG Sukabumi, Perusahaan Siap Bongkar Pembatas Jalan

Dihubungi terpisah, Ketua F Hukatan KSBSI, Nendar Supriatna mengatakan, "Saya sedang ada kegiatan di puncak selama 3 hari, dan akan menindak lanjuti aksi ratusan buruh tadi sore. Karena memang tadi sempat ada yang melaporkan beberapa permasalahan yaitu BPJS Ketenagakerjaan, keberadaan WNA yang tetap diposisikan tidak sesuai dengan kepmen no 40 tahun 2012, pembayaran buruh yang sakit, serta ketersediaan alat kerja dan alat pelindung diri," ujar Nendar.

"Kawan-kawan menilai bahwa Ratusan kali berunding dengan pihak manajemen PT Semen Jawa, namun tetap sia-sia selama pemutusnya adalah WNA yang tidak faham regulasi di Indonesia. Sementara aksi spontanitas hari ini saya catat dan akan ditindak lanjuti sepulang dari Puncak nanti. Tidak menutup kemungkinan apabila diperlukan kita akan geruduk kantor imigrasi, Disnakertrans dan Gedung Pendopo," pungkasnya.(*)

Reporter : Rapik Utama / Editor : Dian Syahputra Pasi

Aksi Spontan, Karyawan Outshourching PT Semen Jawa SCG Gelar Aksi Aksi Spontan, Karyawan Outshourching PT Semen Jawa SCG Gelar Aksi Reviewed by TatarSukabumi.ID on Kamis, Mei 31, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads