Tagih Janji Bupati Sukabumi, Inilah 5 Tuntutan Aksi Mahasiswa

Jumat, 04 Mei 2018 - 00:00 WIB

Tagih Janji Bupati Sukabumi, Inilah 5 Tuntutan Aksi Mahasiswa
Tagih Janji Bupati Sukabumi, Inilah 5 Tuntutan Aksi Mahasiswa
Banner Dalam Artikel


TatarSukabumi.ID - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar aksi unjuk rasa didepan Gedung Negara Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jalan A Yani Sukabumi, Kamis [19/4/2018].

KAMMI dalam aksinya menuntut realisasi janji politik Bupati Sukabumi, Mahasiswa merasa dalam dua tahun masa pemerintahan Marwan - Adjo masih banyak janji politik yang belum terpenuhi.

BACA JUGA : Jokowi Bagi Sertifikat Tanah di Cibadak, Kepala Desa Cijalingan Ungkapkan Hal Ini

Koordinator aksi Oksa Bachtiar Camsyah dan penanggung jawab Rinaldi Yusuf (Ketua KAMMI Sukabumi), diikuti 11 mahasiswa menggelar spanduk warna putih bertuliskan Menagih Janji Bupati. 

Para Mahasiswa berorasi menagih janji Bupati saat kampanye dulu yang belum terealisasi, "Saat ini belum ada beasiswa kepada masyarakat seperti yang dijanjikan bupati, padahal masyarakat mengharapkan beasiswa tersebut, Kami bukan ingin menghujat atau menurunkan bupati, tapi kami ingin menjadi pengingat bagi pemerintahan Kabupaten Sukabumi," ungkap Orator dalam aksinya, Kamis [19/4/2018].


Mahasiswa juga mendesak pemerintah agar bisa melakukan penyerapan tenaga kerja secara seimbang antara Laki laki dan wanita di Sukabumi, massa aksi menilai kondisi saat ini pabrik lebih memilih pekerja wanita daripada laki-laki, seperti dunia terbalik dalam cerita sinetron, "Saat ini banyak suami-suami yang mengasuh anak tetapi istrinya berangkat kerja, ini tidak sesuai dengan janji politik Marwan selaku bupati Sukabumi," ungkap Orator.

BACA JUGA : Bupati Targetkan Nol Persen Kawasan Kumuh Tahun 2019 di Kabupaten Sukabumi

Koordinator aksi, Oksa Bahtiar Camsyah melakukan aksi penyobekan Visi dan Misi Bupati Sukabumi, serta menuntut Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi Marwan - Adjo agar segera merealisasikan janji - janji politik yang telah disampaikan pada saat kampanye yakni :

1. Membuka lebih banyak lapangan kerja dan mencetak wirausahawan baru dan santri wirausaha berbasis agribisnis, UMKM, IKM, dan ekonomi kreatif.
2. Penyerapan tenaga kerja di sektor formal yang seimbang antara laki - laki dan perempuan.
3. Menyediakan beasiswa kedokteran untuk putra daerah dengan syarat wajib mengabdi di daerah - daerah yang sangat memerlukan tenaga dokter.
4. Pemberian beasiswa bagi siswa dan santri berprestasi dari keluarga berpenghasilan rendah.
5. Menyediakan Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) bagi MD dan jenjang pendidikan SD/MI/SDLB dan SMP/MTS serta pesantren salafiyah.

BACA JUGA : Rundown Acara MTQ ke-35 Tingkat Provinsi Jabar yang Akan Digelar di Palabuhanratu - Sukabumi


Aksi Mahasiswa diterima Muhamad Yusuf selaku Kakesbang Kabupaten Sukabumi dan Asep Sugianto selaku Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Pemerintahan Kabupaten Sukabumi.

Mahasiswa memaksa Bupati untuk bisa hadir menemui massa aksi, namun menurut Kakesbang Kabupaten Sukabumi, Bupati tidak bisa hadir sehubungan ada giat Kafilah MTQ Ke-35 Tingkat Provinsi Jabar, menurut Muhamad Yusuf, "Bupati menyampaikan By Phone bahwa itu memang program kami yang secara umum sudah terealisasi namun sebagian yang belum kami penuhi sambil berjalan waktu akan kami penuhi dan realisasikan," ungkapnya.(*)

Reporter : Rapik Utama / Editor : Dian Syahputra Pasi



Close Ads X