Hari Nelayan Ciwaru Geopark, Dari Upacara Adat Hingga Tanam Benur dan Ikan Bulan di Sungai Ciletuh

Jumat, 04 Mei 2018 - 00:00 WIB

Hari Nelayan Ciwaru Geopark, Dari Upacara Adat Hingga Tanam Benur dan Ikan Bulan di Sungai Ciletuh
Hari Nelayan Ciwaru Geopark, Dari Upacara Adat Hingga Tanam Benur dan Ikan Bulan di Sungai Ciletuh
Banner Dalam Artikel


TatarSukabumi.ID - Syukuran Hari Nelayan Ciwaru ke - 61 tahun 2018 dengan mengusung tema 'Ciwaru Sebagai Sentra Pariwisata dan Perikanan Melalui Penetapan Geopark Ciletuh, dengan Hari Syukuran Nelayan Kita Jaga Dan Lestarikan Alam Geopark Ciletuh' yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ciwaru Kampung Palampang Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu [25/4/2018].

Pembukaan Hari Nelayan Ciwaru dibuka secara simbolis oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Dana Budiman, selanjutnya acara diisi dengan upacaya adat nelayan setempat, pada kesempatan ini Kadis Pariwisata juga melaksanakan pelepasan benur (baby lobster) dan benih ikan bulan-bulan di Sungai Ciletuh.

BACA JUGA : View Instagramable Baru di Pantai Palabuhanratu

Kadis Pariwisata Kabupaten Sukabumi dalam sambutannya cukup mengapresiasi kegiatan ini, "Kawasan Ciwaru merupakan sentral Geopark Ciletuh - Palabuhanratu yang telah dinobatkan sebagai Unesco Global Geopark. Ada 10 Geopark yang ada di Indonesia hanya 4 yang di akui, dari 13 Geopark yang diakui dunia," ungkap Dana Budiman, Rabu [25/4/2018].


Kadis Pariwisata berjanji akan terus melakukan penyempurnaan dalam pelestarian alam dan budaya, serta meningkatkan program bagi Masyarakat setempat sekaligus kenyamanan bagi Wisatawan, "4 tahun kedepan harus bisa meningkatkan potensi yang ada, karena bisa saja pengakuan dunia bisa didelet, saya berpesan jagalah kebersihan, keramah tamahan, kuliner yang baik dan lain lain, karena kita harus menempatkan diri sebagai komunitas wisata dunia dan menjadi tuan rumah yang baik," pinta Dana Budiman.

BACA JUGA : BPK Pantau Desa, Bupati Sukabumi Minta Aparatur Desa Lakukan Ini

Sementara itu, Ketua umum Hari Nelayan Ciwaru, Ujang Abdurrochim sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi mengungkapkan,"Kegiatan ini salah satu bentuk pelestarian budaya, karena daerah kita sudah di jadikan daerah wisata Internasional dengan adanya Geopark Ciletuh. Berkaitan dengan Geopark Ciletuh yang sudah di akui oleh Unesco, Kami jajaran Rukun Nelayan Ciwaru siap melestarikan alam Geopark Ciletuh," tegas Politisi Partai Beringin.


Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi sempat menyinggung ketidakhadiran Camat Ciemas serta Kepala Desa Ciwaru yang tidak hadir dalam acara ini meski telah diundang, "Kalau berbicara soal kesibukan kita sama-sama sibuk, tetapi luangkan waktu untuk membuktikan perhatian kita terhadap acara sykuran ini," ungkap Ujang.

Sementara itu, kendala yang saat ini dihadapi, masih ada sebagian Masyarakat yang belum sadar tentang kelestarian lingkungan diantaranya masih banyaknya pelaku penangkapan benur (baby lobster), Ujang Abdurrochim menegaskan, "Atensi untuk jajaran keamanan agar menindaknya dengan mendidik dan pengarahan, kalo perlu ditindak tegas sesuai Hukum," tegasnya.(*)

Reporter : Rapik Utama / Editor : Dian Syahputra Pasi



Close Ads X