Header AD

Jembatan Gantung Situ Gunung - Sukabumi Menuai Kontroversi


TatarSukabumi.ID - Diskusi bersama dalam Sosialisasi Pembangunan Objek Wisata Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi digelar di Saung Panineungan Jalan Raya Situgunung - Kadudampit, Sukabumi, Kamis [22/03/2018].

Diskusi  dalam penilaian pembangunan Jembatan Gantung Situgunung Sukabumi sempat menuai kontroversi.

BACA JUGA : 7 Foto Indah Kawasan Ciracap Sukabumi Yang Belum Terjamah

Ketua Sepatu Ceko Dr. Hondo Suwito kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Kami lihat mereka belum konservasi, maka dari itu saat ini kami kritisi yang hasilnya masyarakat memang peduli terhadap lingkungan alam," ungkap Hondo disela acara, Kamis [22/03/2018].

Dr. Hondo menambahkan, "Saya melihatnya karena Air Curug Sawer itu banyak digunakan oleh masyarakat Kota maupun Kabupaten Sukabumi. Seandainya sistem Amdal tidak baik  maka akan berdampak pencemaran terhadap lingkungan misalnya dari WC, sampahnya dan pengunjungnya nanti. Oleh karena itu, kegiatan ini harus benar - benar didukung oleh kegiatan ramah lingkungan," Ujar Hondo.

BACA JUGA : Terungkap, Inilah Fakta Empunya Batu Susun Sungai Cibojong

"Masyarakat membolehkan, namun tolong dijaga airnya yang jernih, hawanya yang sejuk, satwa liar yang ada disitu. Satwa disitu tidak boleh tersentuh mereka juga butuh hidup sama seperti kita, kalau mereka tersentuh tidak menutup kemungkinan akan terjadi konflik," jelas Hondo.

"Hasil dari pertemuan ini belum Deal, banyak hal yang perlu disiasati, dikaji ulang terutama masalah perizinan. Yang ternyata tidak segampang itu, inilah kita berdiskusi dan berdebat. dan ternyata masih banyak ranah-ranah yang mesti diperjuangkan oleh Pengembang sendiri dan oleh Taman Nasional itu sendiri. Mungkin mereka berfikir tidak serumit seperti ini bahwa penandatanganan kesepakatan hari ini tidak ada yang mau," jelasnya.

BACA JUGA : Gerombolan Monyet Liar Gunung Walat Ganggu Warga Cibadak

"Padahal pembangunan Jembatan Gantung ini sudah dibangun, Saya sedih kenapa forum seperti ini tidak dilakukan sebelumnya. Sebenarnya sosialisasikan dulu ke masyarakat terutama kepada masyarakat langsung yang berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Situgunung dan Curug Sawer. kasihan kepada investor yang telah membangun ini memakan biaya miliyaran rupiah. Tapi saya berharap, semoga tidak ada hambatan kedepannya. Karena kita butuh juga pengembangan Wisata Sukabumi ke depannya," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Sukabumi Ir  Syahrial Anwar  M.M kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan, "Kegiatan Sosialisasi ini, kita mengembangkan Pariwisata Alam di Sukabumi, ini dimaksudkan pengembangan wilayah kebijakan Sukabumi yang ingin menjadi Destinasi Wisata berkelas Internasional. Dan Gunung Gede mendukung itu. Semua kita ungkap disini dan memang kemungkinan ada kesalah persepsian karena komunikasi," ungkapnya.

"Dengan dimulainya acara ini, komunikasi akan kita jalani bersama- sama, terus berkoordinasi dan melaksanakan Tupoksi masing- masing. Masalah kepatuhan terhadap lingkungan, peraturan kehutanan kami yang akan mengawal apa yang dilakukan Kotipam, apa yang dilakukan dengan pembangunan SBSM. Pada intinya semua membangun Wisata Alam yang menjadi Tujuan Wisata terbaik di Tanah Air hingga Sukabumi mendapat kunjungan wisata," bebernya.(*)

Reporter : Dasep Maulana / Dian Syahputra Pasi

Jembatan Gantung Situ Gunung - Sukabumi Menuai Kontroversi Jembatan Gantung Situ Gunung - Sukabumi Menuai Kontroversi Reviewed by Tatar Sukabumi on Jumat, Maret 23, 2018 Rating: 5

Post AD

home ads