Header AD

Ritual Upacara Adat Seren Taun dan Leuit Si Jimat

TatarSukabumi.id - Lebak, 
Minggu (13/8), Menurut catatan sejarah dan tradisi lokal, perayaan Seren Taun dilakukan turun-temurun konon bahkan ritual ini dilaksanakan sejak zaman Kerajaan Sunda purba seperti kerajaan Pajajaran, dan selanjutnya sampai sekarang acara budaya masyarakat adat seren taun dibeberapa daerah tetap dijaga serta dilestarikan . 

Upacara ini berawal dari pemuliaan terhadap Nyi Pohaci Sanghyang Asri atau dewi sri yang merupakan dewi padi dalam kepercayaan Sunda kuno.
Sistem kepercayaan masyarakat Sunda kuno dipengaruhi oleh warisan kebudayaan masyarakat asli Nusantara yang mengagungkan kekuatan alam.

Masyarakat agraris Sunda kuno memuliakan kekuatan alam yang memberikan kesuburan tanaman dan ternak, kekuatan alam ini diwujudkan sebagai Nyi Pohaci Sanghyang Asri, dewi padi dan kesuburan.

Hari ini (13/8) merupakan terakhir dalam pelaksanaan budaya adat Seren Taun atau ritual tahunan dalam rangka mensyukuri karunia yang maha kuasa ALLAH dari melimpah ruahnya panen hasil alam para petani. 

Kampung adat Cisungsang adalah nama daerah yang terletak diujung Banten.
bilamana dihitung waktu perjalanan dari arah Palabuhanratu - Sukabumi, melewati kecamatan Cisolok, jembatan cibareno perbatasan antara Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat dengan Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Ditempuh selama 2 jam perjalanan, dengan cuaca sejuk dan pemandangan alam indah kita bisa sampai menuju kampung di Desa Cisungsang memiliki luas kurang lebih 2800 KM, dan beerada dikaki Gunung Halimun , Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Prosesi upacara adat seren taun diawali dengan tradisi ritual puja puji mempergunakan Bahasa Sunda sebagai makna silaturahim antara kepala kasepuhan adat dengan para anggota kasepuhan bersama warga masyarakat. Selanjutnya ketua adat Cisungsang Abah Usep Suyatma.Sr memberikan nasihat dan amanahnya untuk seluruh warga masyarakat adat serta tamu yang hadir.

Suasa semakin terasa diiringi alunan musik khas sunda suara angklung buhun jelang memasukan hasil panen (padi) bila dalam bahasa sunda 'pare'  ke
dalam lumbung padi dengan sebutan si jimat atau leuit si jimat.

Prosesi penyimpanan pare kedalam leuit si jimat menjadi salah satu acara yang di tunggu tunggu oleh wisatawan lokal maupun manca negara, sudah selayaknya ritual seren taun mendapatkan dukungan serta pembinaan serius dari pihak pemerintah untuk menjadikan moment kegiatan ini sebagai salah satu daya tarik destinasi pariwisata Provinsi Banten.   
 
Kini acara adat Seren Taun Cisungsang telah menjadi agenda program tahunan pariwisata Provinsi Banten, sementara itu ritual yang sama pun ada di Kabupaten Sukabumi, upacara adat seren taun masyarakat Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar Kampung Sukamulya Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat.(*)

Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Ritual Upacara Adat Seren Taun dan Leuit Si Jimat Ritual Upacara Adat Seren Taun dan Leuit Si Jimat Reviewed by Tatar Sukabumi on Minggu, Agustus 13, 2017 Rating: 5

Post AD

home ads