Gesekan Ojol di Sukabumi, Dua Kompol Diturunkan Buru Pelaku Pemukulan

Kamis, 28 Februari 2019 - 00:00 WIB

Gesekan Ojol di Sukabumi, Dua Kompol Diturunkan Buru Pelaku Pemukulan
Gesekan Ojol di Sukabumi, Dua Kompol Diturunkan Buru Pelaku Pemukulan

Ratusan Ojol datangi Mapolsek Parungkuda pasca rekannya dipukul orang tidak dikenal // Foto : Isep. Panji

Ratusan Ojol datangi Mapolsek Parungkuda pasca rekannya dipukul orang tidak dikenal // Foto : Isep. Panji


TatarSukabumi.ID - Ratusan pengemudi Ojek berbasis online (Ojol) kawal rekan se-profesinya melakukan pelaporan atas dugaan tindak kekerasan ke Polsek Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.


Hal ini dipicu akibat terjadinya pemukulan oleh orang tidak dikenal kepada Iksan Kamil (26) yang mendapat serangan dan pukulan secara tiba tiba oleh orang tidak dikenal di sekitar kawasan Desa Sundawenang Parungkuda sekira pukul 11.30 WIB siang tadi, Selasa (19/2/2019).


BACA JUGA : Ratusan Ojol Kumpul di Cibadak Dipicu Dugaan Penganiayaan Ojol di Parungkuda


Sebelumnya, Ratusan Komunitas Ojol sempat berkumpul dilapangan Sekarwangi Cibadak untuk mengawal proses pelaporan korban pemukulan ke Polsek Parungkuda, sehingga Kapolsek Cibadak bersama anggotanya melakukan pengawalan untuk menjaga kondusifitas keamanan.


Ditemui di Mapolsek Parungkuda, Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman bersama Kapolsek Parungkuda Kompol Maryono Edy Suseno kepada awak media mengungkapkan Pihaknya akan memburu Pelaku kasus dugaan tindak pemukulan ini.


"Kami memang kedatangan tamu, intinya dia (Ojol) ada solidaritas karena rekannya ada terjadi gesekan dijalan. Kita nanti akan coba proses penegakan hukum, jadi dimanapun berada kepastian hukum harus ada, Kita sedang proses dan kita sedang lakukan pengejaran siapa yang melakukan pemukulan," ujar Kompol Suhardiman kepada TatarSukabumi.ID Selasa (19/2/2019).


BACA JUGA : Ojol Dipukul di Parungkuda, Korban Didampingi Komunitas Ojol Lapor Polisi


Lebih jauh Kompol Suhardiman menjelaskan Pihak Kepolisian hingga saat ini masih melakukan penelusuran akan motif dari kejadian ini.


Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman bersama Kapolsek Parungkuda Kompol Maryono Edy Suseno// Foto : Isep Panji

Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman bersama Kapolsek Parungkuda Kompol Maryono Edy Suseno// Foto : Isep Panji


"Sebelumnya memang pernah ada kesepakatan, jadi intinya (Ojol) tidak bisa mengambil penumpang sembarangan dikawasan Ojek Pangkalan, kesepakatan itu dari kedua belah pihak sudah disetujui, tapi yang permasalahan diluar itu, ini sepertinya ada gesekan (unsur) lain," tutur Suhardiman.


Saat dikonfirmasi terkait Pengawalan yang dilakukan Polsek Cibadak,  Kompol Suhardiman menjelaskan jika Jajaran Kepolisian Sektor Cibadak menerima atensi langsung dari Kapolres Sukabumi untuk menjaga suasana tetap kondusif.


"Ini tugas Kami untuk memberikan pelayanan, karena posisinya kalau tidak dikawal dikhawatirkan dijalan akan terjadi gangguan gangguan akhirnya kita melakukan tindakan cepat melakukan pengamanan," tandasnya.


BACA JUGA : Penderita Skizofrenia Asal Cibadak yang Kerap Ngamuk Ditolak Keluarga


Sementara itu, salah satu perwakilan Komunitas Ojol kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan aksi solidaritas ini dilakukan demi tegaknya keadilan.


"Kami minta keadilan dari Polsek dan Polres karena kehadiran kami Ojol di Cibadak cukup membantu warga dan kami juga meminta keamanan saat beraktifitas dikawasan ini," harap Bagus Rafly.(**)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi