Terkuak Hasil Otopsi dan Pengakuan Saksi Penyebab Kematian Sekeluarga Bakar Diri di Sukabumi

Kamis, 28 Februari 2019 - 00:00 WIB

Terkuak Hasil Otopsi dan Pengakuan Saksi Penyebab Kematian Sekeluarga Bakar Diri di Sukabumi
Terkuak Hasil Otopsi dan Pengakuan Saksi Penyebab Kematian Sekeluarga Bakar Diri di Sukabumi

Sekeluarga ditemukan tewas terbakar di Sukabumi // Foto : Isep Panji

Sekeluarga ditemukan tewas terbakar di Sukabumi // Foto : Isep Panji


TatarSukabumi.ID - Misteri kematian tewasnya satu Keluarga yang diduga membakar diri didalam rumahnya Rabu lalu (20/2) saat ini mulai terkuak.


Pasangan J (37) dan istrinya I (28) serta anaknya A alias R (10) ditemukan tewas mengenaskan diantara puing sisa terbakarnya rumah di Kampung Sukasirna RT 003/ RW 13 Desa Cikembar Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.


Ditemui di Tempat Kejadian Perkara, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi kepada TatarSukabumi.ID mengungkapkan saat ini Pihaknya bekerja sama dengan Tim Laboratorium Forensik Bareskrim Polri untuk melakukan penyelidikan serta melakukan pengecekan seluruh bagian rumah yang terbakar untuk mengetahui sumber api.


BACA JUGA : Sekeluarga Tewas Diduga Bakar Diri di Sukabumi, Polisi Otopsi Jenazah Korban


Saat dikonfirmasi terkait hasil otopsi yang dilakukan kepada ketiga Jenazah Korban, AKBP Nasriadi membeberkan hasil temuan yang cukup mencengangkan.


"Dari perkembangan hasil penyelidikan dan dari hasil otopsi jika kedua Korban atas nama Jamal dan R (anak) meninggal akibat menghisap gas CO2, Paru - parunya menghirup asap kebakaran. Sedangkan saudari Iis meninggal bukan karena kebakaran artinya iis meninggal sebelum kebakaran," ujar AKBP Nasriadi, Jumat (22/2/2019).


BACA JUGA : Ayah Ibu dan Anak Tewas Terbakar di Sukabumi, Diindikasikan Bunuh Diri


Dari penyelidikan Kepolisian, sang Istri dinyatakan meninggal dunia sebelum terjadi kebakaran dibuktikan dengan hasil otopsi yang menyatakan jika kematian Korban akibat dibekap oleh Suaminya dengan ditemukannya bekas pada leher Korban.


Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi melakukan olah TKP di Cikembar Sukabumi // Foto : Isep Panji

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi melakukan olah TKP di Cikembar Sukabumi // Foto : Isep Panji


"Hasil analisa Iis meninggal dalam dekapan saudara Jamal artinya Iis dibekap dan meninggal sebelum terbakar. Jadi setelah Iis meninggal kemudian Jamal dan R tewas dalam kebakaran," jelas Kapolres Sukabumi.


BACA JUGA : Tragis Dimakamkan Terpisah, Suami Istri Korban Dugaan Bakar Diri di Sukabumi


Kepolisian saat ini masih mendalami pengakuan Saksi mengenai SMS curhatan korban yang diterima Saksi.


Dari pengakuan Saksi ke Polisi, Sang Suami kerap menelpon dan SMS meminta Istrinya untuk kembali ke kota asal sang Suami di Depok.


"Jamal pernah SMS kalau kamu tidak kembali ke Depok maka saya akan bunuh diri didepan kamu, nah itulah curhatan Iis kepada keluarga dekatnya (Saksi)," beber Kapolres.


Selain itu, Kepolisian juga mendapat keterangan dari Kadus setempat yang pada malam itu sempat bertemu dengan Korban mengendarai Motor Honda Beat mengenakan jaket merah sekitar pukul 01.00 WIB dalam keadaan terburu buru.


BACA JUGA : SPBU dan 50 Rumah Warga di Kadupugur Cibadak Porak Poranda Diterjang Hujan Es dan Puting Beliung


Selanjutnya keterangan lain dari Saksi menyatakan sempat mendengar teriakan sang anak diantara kobaran api.


"Dalam keterangan juga saudara Desi mengatakan sempat terjadi cekcok mulut kemudian setelah itu terdengar teriakan minta tolong dan terakhir adalah teriakan anaknya Iis setelah itu api membesar dan teriakan itu hilang," jelas AKBP Nasriadi.


Saat ini Polisi masih mengembangkan proses penyelidikan kasus perkara dugaan tindak pembakaran diri ini. 


"Apakah saudara jamal membawa bensin yang bisa mempercepat pembakaran, apakah dia sendiri atau dibantu orang lain. Saat ini kita menetapkan satu tersangka yaitu Jamal yang meninggal dunia, bukan berarti kita menutup perkara tersebut, kita masih mengembangkan siapa yang menganjurkan atau menyuruh sehingga Jamal melakukan hal ini," beber AKBP Nasriadi.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi