Gadis Cantik Tukang Kopi Tenar Masuk TV Hingga Ditawari Jadi Anak Bupati Sukabumi

Jumat, 06 Maret 2020 - 13:36 WIB
Gadis Cantik Tukang Kopi Tenar Masuk TV Hingga Ditawari Jadi Anak Bupati Sukabumi
Gadis Cantik Tukang Kopi Tenar Masuk TV Hingga Ditawari Jadi Anak Bupati Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Nasib pahit Febby Ayu Aryanti (17) gadis berkerudung, sosok penjual kopi cantik di warkop kecil yang sekaligus menjadi tempat tinggal dirinya bersama kedua orang tua, nenek dan dua orang adik kecilnya berubah 180 derajat.

Kisah pahit gadis manis yang terpaksa putus sekolah akibat ketidakmampuan ekonomi keluarga akhirnya viral menjadi sorotan berbagai kalangan.

Feby hanya sempat mengenyam bangku pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs), gadis penjual kopi yang memiliki keterampilan menggambar sketsa wajah dan fasih berbahasa inggris ini akhirnya tenar hingga mendapat undangan dari sejumlah stasiun Televisi Nasional.

BACA JUGA : Keindahan dan Keunikan Karang Gantung Goa Walet Ujung Genteng Sukabumi

Rumah yang disulap menjadi warung kopi (warkop) dan makanan ringan milik pasangan Yani Hendrayani (38) dan Aden Subandi (50) terletak di Kampung Cirendeu RT 15 RW 04, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Selain nyambi melayani tamu untuk menghidangkan kopi membantu usaha orang tuanya, keseharian Feby adalah mengurus neneknya Penti Suwanti (51) yang tengah mengalami stroke.

Tidak hanya melambungkan namanya, setelah mendapat beberapa job untuk menjadi bintang tamu di sejumlah acara televisi, Bupati Sukabumi Marwan Hamami secara blak-blakan terketuk hati hingga bersedia untuk menjadi orang tua asuh Feby.

BACA JUGA : 5 Fakta Gadis Cantik Penjual Kopi di Sukabumi yang Mendadak Viral

Tidak tanggung tanggung, orang nomor satu di Sukabumi meminta Feby untuk mau tinggal di rumah Bupati Sukabumi.

"Kalau anak ini masih mau sekolah, kita akan bantu sekolahkan lagi di Sukabumi.

"Kalau mau tinggal di rumah saya lebih bagus nanti bisa bergabung dengan anak anak yatim yang lain," ungkap Marwan Hamami saat ditemui usai melaksanakan Shalat Jum'at di Masjid  Albarokah, Jum'at (6/03/2020)

Lebih jauh Bupati meminta Dinas Pendidikan untuk bisa lebih fokus dan banyak mendengar kondisi yang tengah terjadi dimasyarakat.

Dinas Pendidikan diharap untuk bisa lebih peka terlebih kepada anak yang memiliki prestasi dan kemampuan.(*)