Loading...

Pelajar Tewas Bersimbah Darah di Parungkuda, Kapolres : Tidak Ada Aksi Balas Dendam

Sabtu, 22 Februari 2020 - 10:27 WIB
Pelajar Tewas Bersimbah Darah di Parungkuda, Kapolres : Tidak Ada Aksi Balas Dendam
Pelajar Tewas Bersimbah Darah di Parungkuda, Kapolres : Tidak Ada Aksi Balas Dendam

TatarSukabumi.ID - Insiden berdarah di Jalan Raya Sukabumi - Bogor mengakibatkan seorang Pelajar MAN Cibadak tewas bersimbah darah sementara 2 lainnya mengalami luka pada pukul 19.30 WIB, Jumat (21/2/2020) tadi malam.

Korban meninggal dunia akibat luka bacokan senjata tajam merupakan RL (16) pelajar MAN Cibadak asal Kampung Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda, sementara 2 korban luka lain yang juga dilarikan ke RS Medicare Cicurug merupakan F (16) dan GN (16) keduanya merupakan warga Cibadak Kabupaten Sukabumi.

Bentrok pelajar ini pecah tepat di Jalan Siliwangi Kampung Cipanggulaan Desa Pondokkaso Landeuh Kecamatan Parungkuda.

Informasi terhimpun, dari keterangan sejumlah saksi, bentrok pelajar hingga mengakibatkan jatuhnya korban meninggal dunia bukanlah akibat tawuran.

"Usai nonton turnamen futsal katanya, sepertinya buntut dari sana, soalnya pelajar yang pulang nonton tiba tiba dihadang oleh kelompok pelajar lain sekolah," ungkap saksi di lokasi kejadian disekitar depan pabrik PT Java Parungkuda.

BACA JUGA : Gudang Pakan Sapi dan Rumah Ludes Terbakar di Surade

Hanya dalam waktu hitungan jam, Kepolisian Resor Sukabumi berhasil membekuk sejumlah pelajar yang diduga merupakan Pelaku pengeroyok hingga mengakibatkan tewasnya RL.

Hal ini diungkap Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra kepada TatarSukabumi.ID.

"Hanya dalam hitungan jam kami berhasil mengamankan sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan ini.

"Kami juga telah mengamankan lokasi, dan saat ini kondisi dalam keadaan aman terkendali," ungkap Nuredy, Sabtu (22/2).

BACA JUGA : Anggota Polri Wajib Sidang BP4 Sebelum Nikah

Lebih jauh Kapolres Sukabumi mengatakan, Pihaknya masih mendalami perkara ini.

"Yang jelas terduga pelaku telah kami amankan dan kasus ini masih Kami dalami, untuk kronologi maupun ungkap kasus secara lebih detail nanti akan kami rilis secara resmi.

"Kami meminta tidak ada aksi balas dendam, atau aksi apapun, serahkan semua kepada Polri dan proses hukum." tegas Kapolres Sukabumi.(*)