24 Jam Terjebak di Jurang Petugas Kesulitan Evakuasi Truk yang Terguling di Simpenan Sukabumi

Sabtu, 14 Desember 2019 - 17:46 WIB
24 Jam Terjebak di Jurang Petugas Kesulitan Evakuasi Truk yang Terguling di Simpenan Sukabumi
24 Jam Terjebak di Jurang Petugas Kesulitan Evakuasi Truk yang Terguling di Simpenan Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Setelah lebih dari 24 jam terjebak didalam jurang, Dumtruk bernopol F 1387 FE yang terguling di kawasan Kampung Tarisi, Desa Cidadap perbatasan Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, akhirnya berhasil di evakuasi, sekitar pukul 17.30 WIB, Sabtu (14/12/2019).

Dari pantauan TatarSukabumi.ID di lokasi kejadian, proses evakuasi mobil derek milik Lakalantas Polres Sukabumi.

Proses evakuasi truk berjalan alot, akibat medan yang cukup curam, meski dibantu alat katrol dan rantai sling untuk menarik truk dari bawah jurang, petugas cukup mengalami kesulitan.

BACA JUGA : Akibat Jalan Rusak Truk Terperosok Masuk Jurang di Sukabumi

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, Sopir dan penumpang lain didalam Truk luput dari maut maupun luka yang cukup membuat fatal.

Dudin (50) selaku Kepala Dusun Cibuntu saat ditemui di lokasi kejadian kepada TatarSukabumi.ID mengatakan insiden kecelakaan di jalan ini bukan untuk yang pertama kalinya.

"Dulu tahun 2009 apa 2007 juga pernah ada kejadian kecelakaan, kalau dulu ada makan korban juga," kata Dudin, Sabtu (14/12).

BACA JUGA : Sopir Elf Jampang Surade Minta Taksi Gelap Dihapus, Polsek Surade Turun Tangan

Disinggung faktor penyebab musibah ini, Kepala Dusun setempat mengatakan insiden dipicu akibat kondisi jalan yang rusak parah.

"Di musim kemarau juga memang sudah hancur apalagi musim hujan, musim hujan sekarang jalan rusak, labil, becek," kata Dudin.

Mewakili masyarakat, Dudin meminta Pemerintah agar segera melakukan perbaikan jalan sebagai akses vital bagi warga 3 Desa.

"Masyarakat menginginkan jalan bagus, solusinya harus seperti apa, harapannya sekarang musim pembangunan tolong lah segera pemerintah membangun jalan ini.

"Ini jalan utama yang menghubungkan 3 desa, kejadian kejadian seperti ini memakan waktu juga mengganggu aktivitas warga yang mau melintas, kalau sling-nya lepas bahaya, persiapan mulai jam 8 pagi, sekarang sudah dibantu derek menjelang magrib baru selesai," ketusnya.(*)