Loading...

Pohon dan Tebing Tergerus Longsor Tutup Akses Jalan Kabandungan Sukabumi

Senin, 09 Desember 2019 - 08:13 WIB
Pohon dan Tebing Tergerus Longsor Tutup Akses Jalan Kabandungan Sukabumi
Pohon dan Tebing Tergerus Longsor Tutup Akses Jalan Kabandungan Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Cuaca ektrem melanda wilayah Kecamatan Kabandungan dalam dua hari terakhir mengakibatkan longsor di beberapa lokasi, Senin (9/12/2019).

Sebelumnya Sabtu kemarin, longsor menerjang jaringan vital irigasi dan pemukiman warga.

Minggu malam (8/12).guyuran hujan dengan intensitas tinggi kembali menerjang Kecamatan Kabandungan hingga mengakibatkan longsor menutup akses jalan di kampung Sorogol Tipar, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan sekira pukul 19.00 WIB tadi malam.

BACA JUGA : Potensi Bencana Hidrometeorologi di Sukabumi, Iyos Somantri Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Gejala Aneh

Entang, Sekretaris Desa Mekarjaya kepada TatarSukabumi.ID membenarkan peristiwa longsor yang terjadi diwilayahnya.

"Betul, terjadi longsor hingga menutup akses jalan, tepat berdekatan dengan rumah warga atas nama mang yana, saat ini saya sudah di lokasi," kata Sekdes, Senin (9/12).

Di lokasi longsor, Dasep salah satu warga setempat menuturkan.

"Hujannya tadi malam tidak terlalu lebat, tapi longsornya besar, pohon kelapa, aren, dan pohon lain tergerus longsor hingga menutup jalan," jelas Dasep.

BACA JUGA : Sungai Cibareno Cisolok Meluap 10 Hektare Sawah Siap Panen Rusak Diterjang Banjir

Warga lainnya, Adhe Rustina mengeluhkan longsor, pasalnya hari ini (9/12) keluarganya akan mengelar resepsi pernikahan.

"Saya khawatir akses jalan tidak bisa dilalui rombongan besan. pagi ini mau ada yang nge-besan ke sorogol tipar," keluh Adhe.

Ditemui dilokasi longsor, Saeful Barkah, Pelajar di SMK Kabandungan mengaku tidak bisa melintas ke Sekolah jalan tertutup material tanah dan pohon yang tergerus longsor.

"Kendaraan bermotor untuk saat ini belum bisa lewat, siswa yang berangkat sekolah dari Desa Mekarjaya menuju Kabandungan harus di drop dulu sampai lokasi, lalu jalan kaki," tutur Saeful Barkah.

Hingga berita ini ditayangkan akses jalan yang penghubung antar kampung tersebut masih tertutup.(*)