Penampakan Membahayakan di Cibadak, Air Deras Tutup Akses Jalan Warga Gang Warna

Kamis, 05 Desember 2019 - 19:28 WIB
Penampakan Membahayakan di Cibadak, Air Deras Tutup Akses Jalan Warga Gang Warna
Penampakan Membahayakan di Cibadak, Air Deras Tutup Akses Jalan Warga Gang Warna
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Gang Tholib atau Gang Kampung Warna yang berada tepat di Pusat Kota Cibadak bila hujan deras mengguyur dipastikan tidak bisa diakses warganya.

Pasalnya, hujan deras mengakibatkan banjir di kawasan sekitar depan stasiun Kereta Api Cibadak, Jalan Raya Suryakencana dan sekitarnya, alhasil, limpahan air banjir seluruhnya masuk menerobos Gang Tholib.

Seperti yang terjadi sore ini, dari pantauan TatarSukabumi.ID, kondisi membahayakan terpantau di Gang Tolib, dengan kondisi jalan turunan yang cukup curam ditambah air begitu deras menutup seluruh akses jalan warga, Kamis (5/12/2019).

BACA JUGA : Bikin Heboh! Banjir di Cibadak Ular Sanca Keluar Dari Gorong-gorong

Penampakan dari pemandangan air yang sangat deras ini, membuat was-was warga, seperti diungkap Udang (56) warga setempat yang juga dikenal sebagai seniman seni rupa di wilayah Cibadak, bahkan salah satu karyanya adalah menghias Gang Tholib menjadi Kampung penuh warna.

"Ngeri, dikhawatirkan ada korban yang terseret air, mengingat air dari atas sangat deras,  dan dibawah sini ada saluran air, membahayakan,"

"Dulu waktu saya kecil Cibadak dikenal sebagai Kota Nayor, sekarang berubah cerita jadi Kota Banjir," keluh Udang, Kamis (5/12).

BACA JUGA : Bank Emok Penyebab Cekcok Rumah Tangga dan Perceraian, Solusi Nyata Pemkab Sukabumi Berangus Bank Emok

Ditempat yang sama, Andi Suhandi (54) warga Pojok Kelurahan /Kecamatan Cibadak menambahkan, permasalahan Kota Nayor harus secepatnya dibenahi mengingat Cibadak merupakan akses jalan Nasional menuju Ibu Kota Jakarta.

Lebih jauh Andi mengatakan, warga setempat maupun pedagang yang mengais rejeki dikawasan pusat kota Cibadak mengharap ada upaya kongkrit dari pemerintah agar bisa menyelesaikan permasalahan banjir.

"Kalau dibilang Cibadak wilayah banjir dari dulu tidak terjadi kok, ini pasti ada yang salah, semoga pemerintah segera bertindak menangani ini," harapnya.(*)