Header AD

Perlu 19 Tahun Rehabilitasi 98 Ribu Pecandu Narkoba di Provinsi Jawa Barat


TatarSukabumi.ID - Berdasarkan pendataan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia diperoleh data sebanyak 632 ribu orang yang diindikasi pengguna Narkoba di Provinsi Jawa Barat.


Hal ini diungkap, Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Jabar, Anas Saepudin, kepada TatarSukabumi.ID disela kegiatan Desa Bersih Narkoba bersama BNNK Sukabumi, Kamis (8/8/2019).


Lebih jauh, Anas mengatakan, data prevalansi pengguna Narkoba yang harus mendapat rehabilitasi mencapai 98 ribu pengguna.


"98 ribu dari mereka diduga kecanduan, setiap hari mereka butuh narkotika," kata Anas, Kamis (8/8/2019).


BACA JUGA : Asistensi BNNK Sukabumi Wujudkan Demand Reduction dan Supply Reduction Peredaran Narkoba


Masih kata Anas, untuk menunjang  program rehabilitasi pengguna Narkoba di Jawa Barat, tercatat 36 IPWL Kesehatan, 33 IPWL sosial, dan setidaknya 40 lembaga mulai dari Puskesmas, Rumah Sakit maupun lembaga masyarakat lainnya yang consern dalam penanganan pecandu Narkoba.


Namun permasalahannya, Anas mengatakan, dari seluruh lembaga yang ada hanya bisa menyelesaikan 5 hingga 6 ribu pecandu setiap tahunnya.


"Jadi untuk menyelesaikan pecandu yang mencapai 98 ribu itu, kita perlu waktu sekitar 19 tahun untuk menyelesaikannya," jelas Anas.


BACA JUGA : BNNK Sukabumi Test Urine dan Geledah Lapas Warungkiara, Ini yang Didapat


Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Jabar menyatakan, diperlukan peran serta masyarakat dalam menekan tingginya kasus pengguna Narkoba di Jawa Barat.


Anas mengatakan, beberapa upaya yang bisa dilakukan Masyarakat untuk menekan peredaran Narkoba diantaranya, membantu BNN menemukan data pecandu, memberi pemahaman kepada pecandu untuk mengikuti program rebabilitasi, dengan memberikan informasi terkait  lembaga rehabilitasi kepada pecandu, mengantar, merujuk, serta memberikan bimbingan dan pendampingan kepada  pecandu yang telah menjalani program rehabilitasi.


Bagi pecandu Narkoba, Anas menghimbau, atas dasar kesadaran pribadi untuk segera melakukan rehabilitasi.


"Jangan takut, BNN tidak akan menangkap pecandu yang datang dengan kesadarannya ketempat rehabilitasi," tegasnya.


"Mari masyarakat untuk mendorong para pecandu sehingga mereka sadar dan datang sendiri melakukan rehabilitasi, dari pada dilakukan upaya paksa apabila tertangkap tangan memiliki Narkoba dan dilakukan upaya hukum," tandasnya.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi

Perlu 19 Tahun Rehabilitasi 98 Ribu Pecandu Narkoba di Provinsi Jawa Barat Perlu 19 Tahun Rehabilitasi 98 Ribu Pecandu Narkoba di Provinsi Jawa Barat Reviewed by TatarSukabumi.ID on Kamis, Agustus 08, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads